Butuh Bantuan? WhatsApp: 0821-3694-1626 Email: [email protected]

Buku Bangkit dan Runtuhnya Dinasti Mamluk di Mesir dan Syam

Buku Bangkit dan Runtuhnya Dinasti Mamluk di Mesir dan Syam

Spesifikasi

ISBN9789795928072
Halaman820
Dimensi (cm)16 x 24,5
Berat (gram)1055
HargaRp 195.000
SampulHard Cover

Salah satu rekam jejak sejarah dari daulah atau dinasti Islam yang pernah berkuasa dan mewarnai panggung sejarah dunia pada masa lalu adalah Dinasti Mamluk.

Mamluk (Jamaknya Mamalik) adalah budak kulit putih yang dibeli oleh khalifah dari pasar-pasar penjualan budak, kemudian mereka dilatih dan dikelompokan dalam satuan militer khusus dengan tujuan menjadi pasukan penjaga khalifah yang berkuasa.

Dalam literartur sejarah dinasti mereka terbagi menjadi 2 9 (dua) : Mamluk Bahri dan Mamluk Burji yang letak wilayahnya adalah Mesir & Syam, kedua wialayh itu adalah pusat peregerakan dan perdaban Islam pada masa lalu.

Daftar Isi

Persembahan – v
Pengantar penerbit – vii
Pendahuluan -- 1
BAGIAN PERTAMA DINASTI MAMLUK BAHRI (648-784 H/1250-1382 M)
BAB 1: ERA BERDIRINYA DINASTI MAMLUK BAHRI (648-658 H/1250-1260 M )
1. Mamluk; asal usul dan tumbuhnya kekuatan mereka di dunia islam – 13
a. Asal usul dinasti mamluk – 13
b. Mamluk di dunia islam hingga akhir era fathimiyah – 15
c. Kekuatan mamluk turki di mesir – 21
d. Peran mamluk dalam melawan tentara salib pada tahun 647 H/1249 M – 31
2. Berakhirnya daulah ayyubiyah – 38
BAB 2: BERDIRINYA DULAH MAMLUK BAHRI: PERIODE TRANSISI – 43
I. Syajarah ad-durr (648 H/1250 M) – 43
a. Situasi politik pasca terbunuhnya turan shah – 43
b. Peristiwa politik terpenting pada era syajarah ad-durr menyelesaikan masalah demgan tentara salib – 45
II. Gerakan oposisi terhadap pemerintahan syajarah ad-durr – 49
a. Oposisi dalam negeri --- 49
b. Oposisi ayyubiyah – 51
BAB III: AL-MUIZ IZZUDDIN AIBAK AL-MANSHUR NURUDDIN ALI – 55
I. Al-muiz izzuddin aibak ( 648-655 H/ 1250-1257 M) – 55
a. Pengangkatan Al-Muiz sebagai sultan – 55
b. Situasi internal di era Al-muiz aibak – 56
Revolusi arab melawan rezim mamluk 651 H/1253 M – 56
c. Hubungan aibak dengan mamluk bahri – 58
d. Hubungan aibak dengna syajarah ad-durr – 64
e. Kondisi eksternal di era al-muiz aibak – 66
Berlanjutnya konflik dengan orang-orang dari dinasti al-ayyubi – 66
II. Al-manshur nuruddin ali (655-657 H/ 1257-1259 M) – 72
a. Konflik internal seputar masalah pemerintahan – 72
b. Kondisi eksternal selama era al-manshur nuruddin ali – 74
BAB IV: AL-MUZHAFFFAR SAIFUDDIN QUTHUZ (657-658 H/1259-1260 M) – 77
I. Konflik mamluk-mongol pada era sultan quthuz – 77
a. Munculnyha orang-orang mongoil di pentas peristiwa – 77
b. Daulah khwarizmia – 80
c. Ekspansi mongol ke arah barat – 81
d. Bangsa mongol kembali ke wilayah barat – 84
e. Mongol di irak, jatuhnya baghdad – 85
II. Gaung keruntuhan baghdad – 89
III. Orang mongol di negeri syam – 90
IV. Pertempuran ain jalut – 94
V. Hasil perang ain jalut – 104
VI. Akhir perjalanan quthuz – 107
BAGIAN KEDUA MASA ASH-SHAHIR BAYBARS ( 658-678 H/1260-1279 M)
BAB I: RUKNUDDIN BAYBARS AL-BUNDUQDARI ASH-SHALIHI AN-NAJMI (658-676 H/ 1260-1277 M) – 113
I. Situasi internal pada masa ruknuddin baybars dan hubungan luar negeri dengan daulah-daulah islam – 113
a. Baybar naik tahta kesultanan – 113
b. Situasi internal di era baybars – 115
Melakukan pendekatan kepada semua lapisan masyarakat – 115
II. Penumpasan gerakan anti pemerintah – 117
a. Gerakan sanjar al-halabi – 117
b. Pemberontakan al-kurani – 118
c. Intifadhah orang arab – 119
III. Menhidupkan kembali dan merevitalisasi kekhilafahan abbasiyah – 120
Putra mahkota – 127
IV. Memperkokoh pertahanan wilayah perbatasan dan kota-kota terluar – 129
V. Pengembangan kekuatan militer – 130
VI. Penataan bidang pos – 134
VII. Hubungan luar negeri pada masa Baybars – 139
A. Hubungan luar negeri dengan negara-negara islam – 139
i. Prinsip monarki herediter
ii. Membentangkan pengaruh ke negeri hijaz – 140
B. Hubungna dengn dinasti al-hafsi di tunisia – 143
C. Hubungnan dengan mobngpol kipchak – 146
BAB II: HUBUNGAN LUAR NEGERI DENGAN NEGARA-NEGARA KAFIR DAN KEMATIAN BAYBARS – 149
I. Hubungan luar negeri – 149
A. Hubungan dengan negara nubia – 149
B. Hubungan dengan tentara salib – 152
II. Serangan dini – 156
III. Operasi militer melawan tentara salib – 159
IV. Hubungan mamluk dengan kerajaan armenia kecil (kilikia) – 170
Pembentukan kerajaan armenia di kilikia – 170
V. Baybars menyerang negeri armenia – 175
VI. Hubungan mamluk dengan mongol persia – 179
VII. Pertempuran birah -- 180
VIII. Mamluk diantara mongol dan saljuk – 182
IX. Pertempuran elbistan – 186
X. Hubungan mamluk dengan byzantium – 192
XI. Hubungan mamluk dengan beberapa kekuatan Eropa – 194
XII. Hasil-hasil pembangunan sipil pada masa baybars – 198
A. Prinsip monarki herediter (pewarisan dalam pemerintahan) – 198
B. Pengembangan sistem administrasi – 199
C. Modifikasi sistem peradilan – 201
D. Prestasi pembangunan fisik – 203
XIII. Kematian Malik –Ash-zhahir baybars – 204
XIV. Penilaian tetang malik azh-zhahir baybars – 205
BAB III: MUHAMMAD BARAKAT KHAN (BERKE KHAN) SALAMASY SAID NASHIRUDDIN MUHAMMAD BARAKAT KHAN BIN BAYBARS (676-678 H/1277-1279 M) – 213
I. Barakat khan (berke khan) – 213
II. Al-adil badruddin salamasy bin baybars (678 H/1279 M) – 217
BAGIAN KETIGA MASA SULTAN QALAWUN DAN PUTRA-PUTRANYA (678-784 H/1279-1382 M)
BAB I: AL-MANSHUR SAIFUDDIN QALAWUN AL-WALID (678-689 H/ 1279-1290 M) – 223
I. Qalawun memegang kekuasaan – 223
II. Kondisi-kondisi internal pada masa qalawun – 225
Gerakan sunqur al-asyqar – 225
III. Konspirasi sebagian Amir untuk menggulingkan kekuasaannya – 228
IV. Putra mahkota – 229
V. Mendirikan kelompok mamluk jarakasah – 231
VI. Hubungan luar negeri pada masa sultan Qalawun – 231
A. Hubungan negara-negara islam – 231
Hubungan dengan Hijaz dan Yaman – 231
Hubungan dengan mongol kipchak – 233
B. Hubungan luar negeri dengan negara-negara kafir – 233
Hubungan dengan Nbubia –233
Hubungan dengan kaum salibis – 237
VII. Penaklukan benteng Al-Marqab – 239
VIII. Penaklukan lattakia – 241
IX. Penaklukan tripoli – 243
X. Pendahuluan utnuk membebaskan Akka – 247
XI. Hubungan dengan ilkhan mongol persia – 250
Perang homs -- 250
XII. Awal pindah ke islam kalangan bangsa ilkhanat – 254
XIII. Hubungan mamluk dan mognol persia setelah menganut islam – 256
XIV. Hubungan mamluk dengna kerajaan armenia kecil – 259
XV. Hubungan mamluk dengna byzantiun – 261
XVI. Hubungan mamluk dengan sebagian negara-negara eropa – 262
BAB II: AL-ASYRAF SHALAHUDDIN KHALIL BIN QALLAWUN (689-693 H/ 1290-1293 M) – 263
I. Al-asyraf shalahuddin khalil bin qallawun (689-693 H/ 1290-1293 M ) –263
A. Al-asyraf khalil naik tahta – 263
B. Kondisi dalam negeri – 365
C. Hubungan luar negeri –266
D. Pembersihan kaum salib di negeri syam – 271
E. Hubungna dengan mongol persia – 272
F. Akhir hayat al-asyraf khalil – 273
II. An-nashir nashiruddin muhammad bin qallawun periode pertama (693-694 H/1293-1294 M) – 275
A. Kondisi dalam negeri – 277
Konflik antara amir – 277
III. Al-adil zainuddin kitbugha (694-696 / 1296-1299 M) – 281
Kekuasaan para amir bertambah pada masanya – 281
IV. Al-manshur husamuddin lajin (696-690 H/1296- 1299 M) – 284
Konflik para amir yang berkelanjutan – 284
Hubungan luar negeri – 289
Hubungan dengan armenia – 289
Hubungan dengan mongol persia – 292
Akhir sultan lajin -- 293
V. Fase persiapan kembalinya An-Nashir muhamamad ke kursi kesultanan – 294
BAB III: AN-NASHIR MUHAMMAD; PERIODE KEDUA KALI HINGGA BAYBARS AL-JASYNAKIR – 297
I. An-Nashir muhammad; periode kedua kali hingga baybars al-jazynakir – 297
A. An-Nashir Muhammad periode kedua kalinya (698-708 H/1299-1309 M) – 297
Situasi dalam negeri – 297
II. Hubungan luar negeri – 302
Hubungan dengan kaum salib – 302
Hubungan dengan kerajaan armenia kecil – 305
Hubungan dengan mongol persia – 309
Perang majma’ Al-Muruj – 309
III. Permulaan poerang kedua – 314
Surat mahmud ghazan: -- 317
Surat An-Nashir Muhammad: -- 318
IV. Perang urdh – 319
V. Perang syaqhab – 321
Hubungan antara An-Nashir dan uligatu – 325
VI. Al-Muzhaffar baybars al-jasynakir (709-709 H/ 1309-1310 M) 326
Dalam negeri kembali kisruh – 326
BAB IV: AN-NASHIR MUHAMMAD PERIODE YANG KETIGA KALINYA (709-741 H/ 1310 – 1340 M) – 335
I. An-nashir muihammad periode yang ketiga kalinya (709-741 H/ 1310-1340 M) – 335
Kondisi internal – 335
Hubungan luar negeri – 340
Hubungan dengan negara-negara dan kerajaan islam – 340
Hubungan dengan hijaz – 340
Hubungan dengan yaman – 345
Hubungan dengan negara-negara afrika utara – 348
Hubungan dengan mongol persia – 350
Ekspansi ke wilayah syam – 351
II. Pertemputan mardin – 354
III. Hubungan mamluk-mongol persia pada masa kekuasaan abu said – 354
Hubungan dengan mongol kipchak – 360
Hubungan dengan negara-negara kafir – 361
Hubungan dengan negara Nubia – 361
Hubungan dengan byzantium – 372
Hubungan dengan bangsa-bangsa eropa – 373
Hubungan dengan kerajaan aragon – 373
Hubungan dengan perancis – 374
Hubungan dengan paus – 375
IV. Sosok an-nashir muhammad – 376
BAB B: KERUNTUHAN DAULAH MAMLUK BAHRI – 385
I. Keadaan mamluk bahri – 385
II. Kondisi dalam negeri – 389
III. Kondisi luiar negeri – 409
Hubungan dengan tentara salib – 409
Ekspansi tentara salib ke alexandria – 420
BAGIAN KEEMPAT DAULAH MAMALIK AL-BURJIYAH
BAB I: MASA BERDIRINYA – 427
I. Mamluk burji – 427
Asal-usul dan kemunculan mereka – 427
Asal usul mamluk burji – 427
II. Kemunculan mamluk burji dalam lintas peristiwa – 431
BAB II: BERDIRINYA DINASTI MAMLUK BURJI DAN KEUTAMAAN-KEUTAMAANNYA – 451
I. Berdirinya dinasti mamluk burji – 451
II. Beberapa keistimewaan pemerintah mamluk burji – 468
BAB III: PERIODE PEMERINTAHAN BARQUK DAN PARA PENGGANTINYA (784-824 H/ 1382-1421 M) – 473
I. Azh-zhahir saifuddin barquq (784-790 H / 1382-1388 M dan 792 – 801 H / 1390- 1399 M) – 473
A. Pemerintahan barquk periode pertama – 473
Situasi d alam negeri – 473
Kudeta otunbugha – 476
Revolusi khalifah al-mutawakkil – 477
Perlawanan rakyat yang dipimpin muntasy – 478
B. Komparasi antara kedua sultan – 488
II. Kekuasaan barquq periode kedua – 494
Pengokohan rezim circassia – 494
III. Perlawanan-perlawanan – al-urban – 502
IV. Intifadhah ali bay – 504
V. Putra mahkota barquk wafat – 508
BAB IV: AZH-ZHAHIR SAIFUDDIN BARQUQ DAN HUBUNGAN LUAR NEGERI – 511
I. Hubungannya dengan negara-negara islam – 511
Hubungannya dengan timur lenk – 511
Berdirinya dinasti timur lenk – 511
II. Hubungan antara Barquq dengan timur lenk – 514
III. Hubungannya dengan dinasti utsmani – 528
IV. Perluasan wilayah kekuasaan dinasti utsmani di asia kecil dan tenggara eropa – 532
V. Hubungan barquq dengan bayezid – 540
VI. Hubungan sultan barquq dengan negara-negara afrika utara – 543
VII. Hub ungan dengan hijaz – 547
VIII. Hubungan dengan yaman – 548
IX. Hubungan dengan nubia – 549
X. Hubungan kseultanan barquq dengan negara-negara kristen barat – 550
BAB V: FARAJ BIN BARQUQ – KHALIFAH AL-MUSTAIN –SYAIKH AL-HAMUDI AN –NASHIR ABU AS-SA’ADAT FARAJ BIN BARQUQ (801-815 H / 1399 1412 M) – 555
I. Situasi dan kondisi dalam negeri – 555
II. Hubungan-hubungan luar negeri – 567
Hubungan antara sultan faraj dengan timur lenk – 567
III. Timur lenk menguasai Aleppo – 570
IV. Timur lenk mengusai Aelppo – 577
V. Hubungan dengan dinasti utsmani – 594
VI. Hubungan dengan hijaz – 595
VII. Hubungan dengan negara-negara eropa – 597
VIII. Khalifah Al-mustain dari dinasti abbasiyah (815 H/ 1412 M) – 601
IX. Al-Muayyad Abu An-Nashr Syaikh Al-Mahmudi (815-824 H/ 1412- 1421 M) – 604
Situasi dan kondisi dalam negeri – 604
X. Hubungan-hubungan luar negeri – 609
Hubungan negara-negara bagian turkmenistan – 609
XI. Pemerintahan Dzu Al-Qadar – 610
XII. Pemerintahan ramadhan – 612
XIII. Pemerintahan Kerman – 612
XIV. Pemerintahan quinquillo (kambing putih) 613
XV. Pemerintahan Garcinello (kambing-kambing hitam) 614
BAB VII: PERIODE AKHIR SEJARAH DINASTI MAMLUK BURJI (824-923 H / 1421-1517 M ) – 621
I. Situasi dan kondisi dalam negeri – 621
II. Situasi dan kondisi dalam internal – 624
BAB VIII: HUBUNGAN-HUBUNGAN LUAR NEGERI DENGNA NEGARA-NEGARA ISLAM – 659
I. Hubungan dengan dinasti Utsmani -- 659
Perkembangan pesat dinasti Utsmani – 659
II. Membaiknya hubungan antara mamluk dengan dinasti Utsmani – 663
III. Memburuknya hubungan antara dinasti mamluk dengan dinasti Utsmani antara tahun 888-896 H / 1483-1419 M – 665
IV. Membaiknya hubungan dinasti mamluk dengan dinasti Utsmani (896-920 H / 1491-1415 M) – 675
V. Konflik akhir antara mamluk melawan Utsmani, antara tahun (920-923 H / 1514-1517 M ) – 678
VI. Pertempuran marj dabiq dan jatuhnya wilayah syam tahun 922 H/ 1516 M – 682
VII. Faktor-faktor kemenangan pasukan dinasti Utsmani dalam pertempuran marj dabiq – 690
VIII. Pertempuran ridaniyah – jatuhnya wilayah mesir tahun 923 H / 1517 M – 691
IX. Faktor-faktor yang mendukung kemenangan pasukan Utsmani dalam perang ridaniyah – 06695
X. Hubungan dengan pemerintahan Dzi Al-Qadar – 696
XI. Hubungannya dengan quinquillo – 701
XII. Hubungan dengan negara-negara Eropa – 706
A. Hubungan dengan pulau cyprus -- 706
B. Hubungan dengan pulau rhodes – 713
XIII. Jalur perjalanan para pedagang dari tenggara – 721
A. Hubungan dengan genoa – 721
B. Hubungan dengan vanesia – 724
C. Dubungan dengna florentina – 739
D. Hubungan dengan perancis – 745
E. Hubungan dengan catalonia – 748
F. Hubungan dengan portugal – 751
Penemuan-penemuan geografi – 751
XIV. Perdagangan portugal –india dan pengaruhnya terhadap hubungan mamluk – portugal – 754
BAB VIII: RUNTUHNYA DINASTI MAMLUK – 759
I. Faktor Internal – 759
A. Menurutnya kepemimpinan dan wibawa dinasti mamluk di dunia islam – 759
B. Dekadensi sosial – 761
C. Sikap dinasti mamluk yang menjauh dari masyarakat – 764
D. Bobroknya sistem administrasi pemerintahan – 766
E. Bobroknya sistem iqtha’ – 767
F. Kemerosotan ekonomi – 772
II. Faktor eksternal – 777
III. Penutup – 779
LAMPIRAN: NAMA SULTAN DINASTI MAMLUK – 785
DAFTAR PUSTAKA DAN REFERENSI – 789

Tambah ke Keranjang
70000
350

Bangkit dan Runtuhnya Dinasti Mamluk di Mesir dan Syam

checkout empty

Items

Total

total
qty
tax
taxrate
shipping
grandtotal
Setiap hari 09:00 - 18:00 WIB (kecuali hari libur nasional)
Somontalen RT 02 RW 04, Gang Mangga, Ngadirejo, Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah 57556
Copyright Β© Buku Bagus 2020
envelope-owhatsappshopping-bag linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram