Butuh Bantuan? WhatsApp: 0821-3694-1626 Email: [email protected]

Buku Jala'ul Afham - Keutamaan Shalawat Nabi

Penerbit:

Buku Jala'ul Afham - Keutamaan Shalawat Nabi

Penerbit:

Spesifikasi

ISBN9786028417396
Halaman718
Dimensi (cm)15 x 23
Berat (gram)1029
HargaRp 136.000
SampulHard Cover

KEUTAMAAN SHALAWAT KEPADA NABI n

“Barang siapa bershalawat untukku –Rasulullah n- satu kali, makka Allah akan bershalawat untuknya sepuluh kali.” (HR. Muslim)

Sungguh tinggi keutamaan shalawat Nabi. Hanya dengan satu kali kita mengucapkan shalawat, Allah membalas dengan sepuluh kali shalawat untuk orang yang mengucapkannya. Luar biasa! Bisakah anda membayangkan diri Anda mendapat ucapan shalawat dari Allah l ? tidak hanya sekali, tapi sepuluh kali?

Shalawat juga menjadi sebab samapainya doa seorang hamba pada Allah k , karena doa itu terhenti di antara langit dan bumi, tidak akan sampai pada Allah k sebelum orang yang berdoa tersebut bershalawat untuk Nabi n .

Lantas, kapan saja shalawat diucapkan? Bolehkah bershalawat untuk selain Nabi n? Separti apakah kalimat shalawat yang utama diucapkan?

Jala’ul Afham, menghapus keutamaan shalawat, karya Ibnu Qayyim Al-Jauziyah yang ada di tangan Anda ini akan menjawab banyaj pertanyaan mendasar tentang shalawat Nabi n. Dibuka dengan pemaparan hadits-hadits tentang shalawat untuk Nabi n, lalu kapan waktu-waktu diutamakan bershalawat, dan diakhiri seputar shalawat dan salam untuk selain Nabi n.

Salah satu kelebihan buku ini, bagi anda yang peduli kepada As-Sunnah, adalah setiap hadits yang dibahas, dilengkapi penjelasan apakah hadits shahih, hasan, ataupun ma’lul (cacat) dan tentunya sebab-sebab kecacatan hadits tersebut .

Selamat membaca!

Daftar Isi

  • Pedoman transliterasi – v
  • Mukadimah muhaqiq – 1
  • Berbagai karya tulis yang telah dicetak dengan tema shalawat dan salam atas Rasulullah n – 2
  • Karya lain seputar keutamaan shalawat dan salam untuk Rasulullah n – 7
  • Kitab jala’ul afham – 21
  • Tema dan isinya – 23
  • Kebenaran pengalaman buku ini pada penulisnya, Ibnu Qayyim, dan identifikasi namanya – 24
  • Edisi-edisi cetakan kitab jala’ul afham dan tahun cetaknya – 26
  • Naskah-naskha asli yang menjadi pedoman dalam mentahqiq – 27
  • Yang saya kerjakan dalam mentahqiq kitab ini – 28
  • Biografi singkat penulis, Ibnu Qayyim Al-Jauziyah – 31
  • Nama dan Nasab beliau – 31
  • Sebutan popouler beliau – 31
  • Kelahiran beliau – 32
  • Keluarga dan masa pertumbuhan beliau – 32
  • Riwayat ibnu qayyim dalam menuntut ilmu, perjalanan ilmiahnya, serta sanjungan ulama padanya – 35
  • Guru Ibnu Qayyim – 39
  • Murid Ibnu Qayyim – 42
  • Karyta tulis Ibnu qayyim – 44
  • Wafat Ibnu Qayyim – 48
  • Referensi Biografi beliau: -- 48
  • Mukadimah penulis – 51
  • BAB PERTAMA - RIWAYAT SEPUTAR SHALAWAT NABI n – 53
    • Riwayat seputar shalawat pada Rasulullah n – 55
    • Para periwayat hadits shalawat untuk Nabi n – 55
    • Hadits Abu Mas’ud a – 57
    • Hadits Ka’ab bin Ujrah a – 61
    • Hadits Abu Humaid As-Sa’idi a – 65
    • Hadits Abu Usaid dan Abu Humaid a – 67
    • Hadits Abu Sa’id Al-Khubri a – 68
    • Hadits Thalhah bin Ubaidillah a – 69
    • Hadits Zaid bin Kharijah a -- 72
    • Hadits Ali bin Abi Thalibb a – 74
    • Hadits Buraidah bin Hushaib a -- 100
    • Hadits Sahl bin Sa’ad asa-as’idi a – 01
    • Hadits ibnu mas’ud a – 104
    • Hadits fadhalah bin ubaid a – 112
    • Hadits Abu Thalhah Ala-Anshari a – 113
    • Hadits Anas bin Malik a – 115
    • Hadits umar bin Khattab a – 124
    • Hadits Amir bin Rabi’ah a – 132
    • Hadits Abdurrahman bin Auf a – 133
    • Hadits Ubay bin Ka’ab a – 138
    • Hadits Aus bin Aus a – 140
    • Hadits Abu Hurairah a – 146
    • Hadits Abu Darda’ a – 147
    • Hadits Abu Umamah a – 149
    • Hadits Anas a – 150
    • Hadits Hasan a – 153
    • Hadits hasan bin Ali d – 153
    • Hadits husain bin Ali d – 155
    • Hadis fathimah s – 162
    • Hadits Bara’ bin Azib a – 165
    • Hadits jabir bin abdullah a – 165
    • Hadits Abu Rafi’, Mantan budak Nabi n – 168
    • Hadits Abdullah bin Abi Aufa a – 170
    • Hadits Ruwaifi’ bin Tsabit a – 173
    • Hadits Abu Umamah a – 174
    • Hadits Abdurrahman bin Bysr bin Mas’ud h – 175
    • Hadits Abu Burdah bin Niyar a – 178
    • Hafits Amar bin Yasir h – 180
    • Hadits Abu Umamah bin shal bin Hunaif h – 184
    • Hadits Jabir Bin Samurah a – 186
    • Hadits Malik bin Huwairits a – 188
    • Hadits Abdullah bin Jaz’in Az-Zubaidi a—190
    • Hadits Ibnu Abbas a – 191
    • Hadits Muhamad bin Hanafiah a – 196
    • Hadits Abu Dzar a – 197
    • Hadits watsilah bin Asqa’ a – 199
    • Hadits Abu Bakar Ash-Shiddiq a – 200
    • Hadits Aisyah s—201
    • Hadits Abdullah bin Amru’ h—202
    • Hadits Abu Darda’ a—206
    • Hadits Sa’id bin Umair Al-Anshari dari ayahnya Umair Al-Badri a – 208
  • BAB KEDUA - HADITS MURSAL DAN MAUQUF SEPUTAR SHALAWAT NABI n
    • Hadits mursal dan mauquf seputar shalawat untuk n – 211
  • BAB KETIGA - SHALAWAT n – 233
    • Diawalinya shalawat dengan kata "Allahumma" dan maknanya – 235
    • Penjelasan tentang pengertian shalawat unutuk Nabi n – 254
    • Apa yang dijelaskan di atas berhubungann dengan shalawat manusia – 257
    • Arti nama Nabi n Muhammad dan derifasinya – 278
    • Arti kata Al-Alu, derivasinya dan hukumnya – 326
      • Alasan pendapat-pendapat ini dan penjelasan pendapat mana yang shahih dan mana yang dha’if – 338
    • Seputar Ibrahim, Khaliliur Rahman – 409
    • Satu masalah yang masyhur dan penjelasannya – 426
    • Poin indah dalam hadits Shalawat Ibrahimiyah – 445
    • Ucapan ‘Ya Allah, limpahkanlah berkah kepada Muhammad dan keluarga Muhammad” serta pembahasan ‘berkah’ – 459
    • Kaidah seputar doa dan Dzikir yang diriwayatkan dengan beberapa redaksi yang berlainan – 483
  • BAB KEEMPAT - WAKTU-WAKTU BERSHALAWAT UNTUK NABI n ((BAIK WAJIB ATAU SANGAT DIANJURKAN) – 493
    • Waktu pertama dan utama: akhir tasyahud – 495
    • Tempat kedua : saat tasyahud Awal – 541
    • Tempat ketiga : akhhir doa dan qunut – 454
    • Tempat keempat : saat shalat jenazah setellalh takbir kedua – 551
    • Tempat kelima : dalam Khuhtbah – 56
    • Tempat keenam: setelah menjawab seruan muadzin dan ketika iqamah – 562
    • Tempat ketujuh : saat berdoa – 566
    • Tampat kedelapan : ketika masuk dan keluar masjid – 571
    • Tempat kesembilan : di atas bukit shafa dan marwah – 573
    • Tempat kesepuluh : ketika orang-orang berkumpul sebelum berpisah – 575
    • Tempat kesebelas : ketika menyebut Rasulullah – 576
      • Beberapa pendapat kelompok yang menafikan shalawat saat Rasulullah disebut – 591
    • Tempat kedua belas:ketika selesai talbiyah – 595
    • Tempat ketiga belas : saat menyentuh Hajar Aswad – 596
    • Tempat keempat belas : ketika berdiri di makam beliau – 598
    • Tempat kelima belas: apabila pergi ke pasar, mendatangi Undangan, atau semacamnya – 599
    • Tempat keenam belas: Apabila bangun dari tidur malam – 600
    • Tempat ketujuh belas : selepas khatam Al-Qur’an – 602
    • Tempat kedelapan belas: pada hari jumat – 607
    • Temapt kesembilan belas : saat bangkit dari duduk – 609
    • Tempat kedua puluh – melewati masjid atau melihatnya – 610
    • Temppat kedua puluh satu: saat didera kesedihan, kesusahan, serta saat memohon Ampunan -- 610
    • Tempat kedua puluh dua : saat menulis nama beliau – 612
    • Tempat kedua puluh tiga: pembukaan serta penutup mengajar dan semacamnya – 618
    • Tempat kedua puluh empat: permulaan da penghujung siang – 624
    • Tempat kedua puluh lima: setelah berbuat dosa dan ingin bertaubat – 625
    • Tempat kedua puluh enam: ketika ditimpa atau takut tertimpa kefakiran dan kepapaan – 627
    • Tempat kedua puluh tujuh: ketika laki-laki meminang wanita – 628
    • Tempat kedua puluh delapan: ketika bersin – 629
    • Tempat kedua puluh sembilan: setelah wudhu – 633
    • Tempat ketiga puluh: saat masuk rumah – 635
    • Tempat ketiga puluh satu: setiap tempat berkumpul utuk mengingat Allah – 635
    • Tempat ketiga puluh dua: apabila lupa sesuatu dan ingin mengingatnya – 636
    • Tempat ketiga puluh tiga: saat kabutuhan menghampiri seorang hamba – 637
    • Tempat ketiga puluh empat: ketika teliga berdengung – 641
    • Tempat ketiga puluh lima: pada akhir shalat – 641
    • Tempat ketiga puluh enam: ketika menyemmbelih – 643
    • Tempat ketiga puluh tujuh: saat shalat di selain tasyahud – 646
    • Tempat ketiga puluh delapan: sebagai pengganti sedekah bagi orang yang tidak memiliki harta atau orang yang sedang dalam kesulitan – 647
    • Tempat ketiga puluh sembilan: saat menjelang tidur -- -- 647
    • Tempat keempat puluh: saat memulai ucapan baik yang penitng – 649
    • Tempat keemat puluh satu: saat shalat id --- 651
  • BAB KELIMA - KEUNTUNGAN BERSHALAWAT – 655
    • Berbagi keuntungan yang diperoleh dari bershalawat untuk Nabi n dan keluarga beliau – 677
    • Memohon shalawat untuk keluarga Nabi n – 687
    • Memohon shalawat untuk selain keluarga Nabi n – 689
Tambah ke Keranjang
70000
350

Jala'ul Afham - Keutamaan Shalawat Nabi

checkout empty

Items

Total

total
qty
tax
taxrate
shipping
grandtotal
Setiap hari 09:00 - 18:00 WIB (kecuali hari libur nasional)
Somontalen RT 02 RW 04, Gang Mangga, Ngadirejo, Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah 57556
Copyright © Buku Bagus 2020
envelope-owhatsappshopping-bag linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram