Butuh Bantuan? WhatsApp: 0821-3694-1626 Email: [email protected]

Buku Koreksi Total Shalat Kita

Penerbit:

Buku Koreksi Total Shalat Kita

Penerbit:

Spesifikasi

ISBN9791296151
Halaman372
Dimensi (cm)15 x 23
Berat (gram)484
HargaRp 64.000
SampulSoft Cover

Beribadah mnemang harus sunnah. Itulah salah satu syarat pokok diterimanya ibadah kita di sisi Allah SWT. Itulah, Nabi SAW telah memberikan seperangkat tuntuna praktik ibadah kepada kita, termasuk ibadah shalat. Dan, sudah menjadi kewajiban bagi kita untuk selalu beribadah berdasarkan tuntunan sunnah. Nabi SAW pernah bersabda “Shalatlah sebagaimana kalian melihat aku shalat.”

Namun, kita memang tak bisa menutup mata terhadap realitas praktik ibadah umat islam saat ini, yang masih sering berlumuran kesalahan dan berbagai praktik bid’ah/ hal itu antara lain disebabkan karena faktor kurangnya ilmu maupun karena lemahnya komitmen untuk menetapi sunnah-sunnah Nabi SAW. Maka, hadirnya buku koreksi total shalat kita inidi tengah-tengah komunitas pembaca menjadi sangat urgen sekali. Buku ini bisa menjadi cermin koreksi terhadap berbagai kesalahan dalam ibadah shalat, serta sekaligus menjadi pedoman untuk memperbaiki dan menningkatkan kualitas shalat kita, dengan menunaikannya berdasarkan sunnah Nabi SAW.

Inilah sebuah buku yang sangat penting sekali dimiliki oleh kaum muslimin, agar praktik ibadah shalat yang mereka kerjakan setiap hari bisa sesuai dengan tuntunan sunnah Nabi SAW.

Selamat menyimak!

Daftar Isi

  • PENGANTAR PENERBIT – 5
  • DAFTAR ISI – 7
  • PENGANTAR – 23
  • PENGANTAR PENULIS – 33
  • BERBAGAI BID'AH DAN KESALAHAN – 43
  • SEPUTAR MASJID – 43
    1. Meninggalkan shalat tahiyyatul masjid – 43
    2. Tidak membaca doa ketika masuk dan keluar mesjid – 44
    3. Masuk Masjid dengan pakaian yang jelek, padahal ia mampu berhias – 45
    4. Keluar dari masjid sesudah azan – 46
    5. Meludah di dalam Masjid – 47
    6. Berhadats di dalam Masjid – 48
    7. Mengumumkan berita kematian melalui mikrofon masjid – 48
    8. Membaca surat al-kahfi bersama-sama paa hari jum'at – 49
    9. Saling ngobrol tentang urusan duniawi – 50
    10. Mengeraskan suara di dalam Masjid – 51
    11. Mencari barang hilang di Masjid – 51
    12. Jual beli didalam Masjid – 52
    13. Menanam pohon di dalam Masjid – 53
    14. Menempelkan informasi bisnis di dalam Masjid – 53
    15. Melantuntkan syair yang Diharamkan 53
    16. Meletakkan Dakkah di dalam Masjid – 54
    17. Menghias-hias Masjid dengan berbagai lampu dan Bunga saat acara tertentu – 54
    18. Banyak masjid di satu kampung – 54
    19. Menggunakan prasarana Masjid untuk keperluan di tempat lain – 55
    20. Memasang jam yang memiliki bunyi lonceng yang keras – 56
    21. Menjadikan masjid sebagai jalan lewat – 56
    22. Terjadinya campur baur antara wanita dan laki-laki di dalam Masjid – 56
    23. Membaca Al-Qur'an di Masjid dengan Keras – 57
    24. Menutup Masjid sesudah shalat tanpa ada kepentingan – 57
    25. Menghalangi diadakannya kegiatan ilmu di Masjid – 58
    26. Memasang mihrab dan menghiasnya – 59
    27. Melebarkan dan meninggikan mimbar hingg amencapai atap – 59
    28. Membangun menara-menara -- -- 60
    29. Mengemis di dalam Masjid – 60
    30. Meroko di kamar kecil Masjid – 61
  • BERBAGAI KESALAHAN SEPUTAR TEMPAT SHALAT – 62
    1. Menghias Masjid – 62
    2. Menjadikan Kubur sebagai Masjid – 63
    3. Shalat di tempat yang ada Gambarnya – 63
    4. Shalat di kandang Unta – 64
    5. Shalat di tempat Khosaf dan 'Adzab – 65
    6. Shalat di tanah Maghshubah – 66
    7. Shalat di makam dan kamar mandi – 66
  • BERBAGAI KESALAHAN SEPUTAR WAKTU-WAKTU SHALAT – 68
    1. Kesalahan saat meng-qadha' waktu shalat yang terlewat – 68
    2. Sholat di waktu-waktu terlarang – 68
  • BERBAGAI KESALAHAN SEPUTAR PAKAIAN – 72
    1. Berpakaian isbal – 72
    2. Shalat dengan memakai pakaian tipis – 73
    3. Sholat dengan membuka kedua bahunya – 74
    4. Shalat dengan membuka Aurat – 75
    5. Menggulung rambut, pakaian dan menyanggul rambut kepala – 76
    6. Berkeyakinan tidak bolehnya shalat dengan memakai sandal dan sepatu – 78
    7. Shalat memakai pakaian dari hasil yang haram – 79
    8. Shalat dengan memakai pakaian yang sempit yang memperlihatkan bentuk tubuh – 81
    9. Menguraikan pakaian saat shalat – 81
    10. Memakai emas, sutra, perhiasan dan benda mengkilap (bagi laki-laki) – 83
    11. Shalat memakai pakaian yang bergambar – 84
  • BERBAGAI KESALAHAN KETIKA BUANG HAJAT – 86
    1. Was-was dalam bersuci – 86
    2. Tidak berdoa ketika masuk dan keluar WC –86
    3. Berbicara di dalam WC – 89
    4. Tidak bertabir ketika buang hajat – 89
    5. Membawa sesuatu yang mengandung dzikrullah – 90
    6. Menghadap kiblat saat buang hajat – 91
    7. Menghadap arah datangnya angin – 93
    8. SBuang hajat di lubang tempat binatang – 93
    9. Meremehkan menutup kran air atau meninggalkannya tanpa diperbaiki – 93
    10. Buang hajat di saluran sumber air, di tengah jalan dan tempat berteduh – 94
    11. Bersuci kurang dari tiga batu – 95
    12. Bersuci dengan tangan kanan – 96
    13. Sengaja menarik-narik kemaluan, bersuara keras dan berdehem – 97
    14. Tidak bersuci dari kencing – 97
    15. Berkeyakinan tidak diperbolehkan bersuci dengan batu selagi ada Air – 98
    16. Bersuci dengan kotoran hewan atau tulang – 99
    17. Meninggalkan kebersihan setelah buang hajat – 100
    18. Kencing dikamar mandi – 100
  • BERBAGAI KESALAHAN SEPUTAR WUDHU – 102
    1. Banyak bercanda dan berbicara masalah duniawi – 102
    2. Melafazhkan Niat – 102
    3. Meninggalkan dzikir sebelum Wudhu dan sesudahnya – 102
    4. Dzikir-dzikir ketika wudhu (antara sunnah dan bid'ah) – 104
    5. Makruh berbicara ketika wudhu – 105
    6. Berlebih-lebihan menggunakan Air ketika wudhu – 104
    7. Meremehkan rukun-rukun wudhu – 105
    8. Lupa membasuh tumit – 105
    9. Membaca surat Al-Qadr setelah wudhu – 106
    10. Tidak menyela jari-jari – 106
    11. Adanya sesuatu yang menghalangi masuknya air – 107
    12. Membasuh leher – 107
    13. Sunnah dalam Tansyif ( menyeka air wudhu) – 108
    14. Wudhu sebelum mencuci kedua tangan – 108
    15. Mencuci kemaluan sebelum wudhu walaupun tidak berhadats – 109
    16. Tidak wudhu sesudah makan Unta – 110
    17. Shalat setelah tertidur tanpa berwudhu – 111
    18. Mengulang wudhu tanpa ada shalat antara keduanya – 111
    19. Tidak wudhu dengan air zam-zam (bertayammum sebagai ganti darinya) – 112
    20. Kebodohan akan jumlah basuhan anggota wudhu – 112
    21. Tidak memutar-mutar cincin cketika wudhu – 113
    22. Saling memerintah agar mengucapkan lafadz "zam-zam" selepas wudhu – 114
    23. Keyakinan bahwa mencukur rambut dan memotong kuku bisa membatalkan wudhu – 115
    24. Keyakinan bahwa membasuh dua sepatu itu khusus di musim dingin – 115
    25. Keyakinan pentingya mengulang wudhu bila badan atau pakaiannya terkena najis – 115
  • BERBAGAI KESALAHAN SEPUTAR PEMBATAL WUDHU – 117
    1. Muntah dan sendawa – 117
    2. Menyentuhu kemaluan – 118
    3. Menyentuh wanita tanpa ada penghalang – 119
    4. Keluarnya darah – 121
  • BERBAGAI KESALAHAN SEPUTAR MANDI JANABAT – 123
    1. Kedua pasangna tidak mandi kecuali bila telah mengeluarkan Mani (orgasme) – 123
    2. Tidak menutup aurat dari pandangan manusia ketika mandi – 124
    3. Keyakinan bahwa dua mandi tidak boleh di gabung – 124
    4. Keyakinan bahwa mandi janabat tidak mencukupi wudhu – 125
    5. Tidak meratakan air pada seluruh tubuh – 125
    6. Menunda mandi setelah jimak dan haidh hingga terbit matahari – 125
    7. Menutup kepala ketika mandi – 126
  • BERBAGAI KESALAHAN SEPUTAR TAYAMMUM – 127
    1. Keyakinan bahwa orang junub tidak diperbolehkan shalat – kecuali bila telah mandi meskipun tidak mendapatkan air – 127
    2. Kesalahan dalam tata cara tayammum – 128
    3. Bertayammum padahal ada Air – 129
  • BERBAGAI KESALAHAN BERKAITAN DENGAN ADZAN – 130
    1. Keyakinan bahwa adzan tidak wajib – 130
    2. Keyakinan bahwa orang yang shalat sendirian tidak wajib adzan – 131
    3. Pendapat tidak disyariatkan adzan bagi yang terluput – 132
    4. Pendapat yang menyatakan tidak disyariatkan adzan dan iqamah bagi wanita – 133
  • BERBAGAI KESALAHAN PARA MUADZIN – 134h
    1. Menambahkan sebagian kalimat baru dan doa-doa bid'ah – sebelum adzan dan sesudahnya – 134
    2. Melagukan dan tarik suara dalam adzan – 134
    3. Adzan sulthani atau adzan jauqi – 135
    4. Menambahkan kata sayyidina dalam syahadat Nabi SAW ketika adzan – 135
    5. Mengeraskna bacaan shalawat Nabi SAW setelah adzan – 1 36
    6. Terburu-buru ketika adzan – 136
    7. Ucapan hayya 'Ala khairil amal setelah mengucap Hayya 'Alash –shalah dan hayya 'Alal falah – 137
    8. Tidak menolehkan kepala ketika mengucap hayya 'Alal Falah – 137
    9. Tidak mengahadap kiblat – 138
    10. Menghilangkan huruf ha dari lafazh ash-shalah, dan dari lafazh al-falah – 138
    11. Mengingkari orang yang mengumandangkan adzan sebelum terbit fajar – 139
    12. Tidak meletakkan dua jari di telinga ketika adzan – 139
    13. Ucapan allahuwa Akbar (dengan menambah huruf wawu) – 140
    14. Selalu mengajukan orang yang buruk suaranya untuk mengumandangkan adzan – 140
  • BERBAGAI KESALAHAN SEPUTAR ORANG YANG MENDENGAR ADZAN – 141
    1. Tidak mengulang bersama Muadzin – 141
    2. Ucapan sebagian Orang Allahumma inni al'aluka bi haqqi Hadzihi Da'wah – 141
    3. Tidak bershalawat kepada Nabi setelah adzan – 142
    4. Menambahkan kalimat wad daraajatal 'aliayatar rafi'ah dalam susunan do'a – 143
    5. Tambahan innaka la Tukhliful Mii'ad – 143
    6. Ucapan Allahumma Shalli Afdhala Shalatin 'Ala as'Adi Makhlukotika – 143
    7. Mengulang lafazh adzan di dalam WC – 143
    8. Ucapan Allahu Akbar Wal Izzatu lillah 144
    9. Mengumandangkan adzan dengan radio atau kaset – 144
    10. Mendahului muadzin – 145
    11. Mencium dua kuku ibu jari serta mengusap mata dengan kedua kuku tadi ketika tasyahhud – 145
  • BERBAGAI KESALAHAN SEPUTAR IQAMAH SHALAT – 146
    1. Tidak berdoa antara Adzan dan Iqamah – 146
    2. Tidak menjawab orang yang iqamah – 146
    3. Ucapan ketika Iqamah Qa'imina lillah Tha'in – 147
    4. Ucapan Allahumma Ahsin Wuqufana baina yadaika – 147
    5. Beriqamah tanpa ijin Imam – 147
    6. Beriqamah shalat sedangkan punggungnya di arah kiblat ataau sambil berjalan – 148
    7. Ucapan mereka Aqamahallahu Wa Adamaha – 148
    8. Keyakinan Bahwa Iqamah shalat hanya menjadi haknya muadzin saja – 148
    9. Mengada-ngadakan sebagian ucapan dan do'a bid'ah ketika Iqamah – 149
    10. Ucapan Haqqan La Ilaha Illallah – 149
    11. Berdirinya jamaah ketiika ucapan Qad Qamatish-Shalat – 149
    12. Mengulang Iqamah bila waktu Shalat masih lama – 149
  • BERBAGAI KESALAHAN UMUM DALAM SHALAT – 151
    1. Salah satu pasangan suami istri meninggalkan shalat – 151
    2. Wanita tidak shalat pada waktunya padahal telah suci dari Haid – 152
    3. Wanita ketika Masuk waktu Shalat lalu Haid – 152
    4. Dia,m dan tidak menggerakkan lisan ketika shalat – 153
    5. Mempertautkan Jari-jari – 153
    6. Memejamkan mata ketika shalat tanpa keperluan – 154
    7. Menghindari puasa dan shalat selama empat puluh hari sejak waktu nifas meski telah suci sebelum waktu tersebut – 155
    8. Shalatnya orang sakit dengan isyarat jarinya – 155
    9. Mencium Mushaf – 155
    10. Waninta membaca dengan pelan dalam shalat Jahriyah – 156
    11. Shalat sambil duduk padahala mampu berdiri – 156
    12. Mengusap pasir dan tanah dalam shalat – 157
    13. Mengerjakan shalat untuk orang mati – 157
    14. Orang sakit meninggalkan shalat hingga sembuh – 157
    15. Bersendawa ketika shalat – 158
    16. Ketika menguap tidak menahannya – 159
    17. Menutup mulut atau wajah ketika shalat – 159
    18. Menunaikan puasa Ramadhan namun meninggalkan Shalat – 160
    19. Shalat ketika makanan sudah dihidangkan atau menahan kencing dan berak – 161
    20. Membaca bacaan dan dzikir tidak pada tempatnya lketika shalat – 162
    21. Menirukan Ucapan Imam atanpa ada keperluan – 162
  • BERBAGAI KESALAHAN DALAM BERDIRI (BERUPA UCAPAN DAN PERBUATAN) – 164]
    1. Mengeraskan Niat – 164
    2. Mengeraskan suara saat takbiratul Ihram – 164
    3. Kesalahan dalam Do'a istiftah Shalat – 165
    4. Tidak membaca istiadzah dan basmalah – 166
    5. Bertakbiratul ihram sambil rukuk – 167
    6. Menambahkan Lafazh Azza wa Jalla setelah takbiratul Ihram – 168
    7. Mendahului Imam ketika Takbiratul Ihram – 168
    8. Memandang ke arah langit ketika shalat – 169
    9. Bersandar pada tiang atau dinding – ketika shalat – 170
    10. Ucapan Ista'anna billah sewaktu imam membaca iyyaka Na'budu wa Iyyaka Nasta'in – 170
    11. Mengangkat kepal ketaika mengucap Amin – 170
    12. Melagukan Lafazh Amin – 171
    13. Tidak bersamaan dengan Imam ketika mengucap "Amin" – 171
    14. Ucapan "Amin Waliwalidayya wa lii muslimin" ketika Imam mengucap Waladhdhaalin – 172
    15. Menyukai diam setelah membaca Al-Fatihah – 173
    16. Membaca sesuatu dibelakang Imam dan Shalat jahriyah – 174
    17. Kedua tangan Terjuntai (isdal) – 176
    18. Mengulang bacaaan AL-fatihah – 177
    19. Kesalahan yang sudah merebak seputar surat Al-Fatihah – 177
    20. Meletakkan tangan Di pinggang ketika Shalat – 177
    21. Banyak bergerak ketika Shalat – 178
    22. Mendoyongkan Badan ketika Shalat – 179
    23. Menoleh ketika Shalat – 179
    24. Tidak meluruskan tulang punggung ketika berdiri dan duduk – 181
    25. Berdehem ketika Shalat – 181
    26. Berisyarat dengan jari telunjuk ketika mendengar satu Nama di antara Nama-nama Allah – 182
    27. Meluruskan Shaf berdasarkan Ujung-ujung Jari – 183
    28. Tidak menyempurnakan Shaf – 183
    29. Tidak meluruskan Shaf – 183
    30. Pengingkaran sebagian Makmum pada Imam mereka bila ia mendahulukan bacaan surat atas surat lainnya berbeda dengan urutan Mushaf – 184
    31. Mengeraskan suara bacaan dalam shalat sunnah (selain shalat malam) – 185
    32. Meminta Rahmat pada Ayat-ayat Rahmat dan meminta perkindungan pada Ayat-ayat Ancaman – 185
    33. Mengeraskan bacaan Al-Qur'an dan Dzikir-dzikir ketika shalat – 186
    34. Tidak mengikuti Imam – 186
    35. Diamnya sebagian makmum beberapa saat setelah berdirinya Imam untuk Rakaat berikutnya – 187
    36. Masuk pada rakaat berikutnya sebelum imam melakukannya – 187
    37. Tidak tahu Sunnah tata cara mengangkat kedua tangan – 188
    38. Pemahaman keliru tentang maksud "meringankan Shalat" – 189
  • BERBAGAI KESALAHAN DAN PERBUATAN YANG SALAH KETIKA RUKUK – 191
    1. Mendahului rukuknya Imam atau terlambat – 191
    2. Tidak tuma'ninah (tenang) ketika rukuk – 191
    3. Mengiucapkan Innallaha Ma'ash-shabirin ketika Imam Rukuk – 192
    4. Bodoh terhadap sunnah dalam sifat rukuk – 192
    5. Melakukan Takbiratul Ihram saat Rukuk – 193
    6. Ketidak tahuan bahwa mengangkat kedua tangan ketika bangkit dari rukuk adalah sunnah – 193
    7. Meninggalkan Takbir Intiqal ( takbir pada setiap pindah gerakan) – 194
    8. Menambahkan Lafazh 'wasy-Syukru' ketika i'tidal – 194
    9. Keyakinan bahea makmum tidak perlu mengucap 'sami'allahu liman hamidah' – 195
    10. Rukuk dibelakang shaf – 196
    11. Menghitung sebagai satu rakaat padahal tertinggal rukuk – 197
    12. Memandang kedua kakinya ketika rukuk – 197
    13. Membaca Al-Qur'an dalam Rukuk – 197
    14. Menggandeng bacaan (surat atau ayat) dengan takbir Rukuk – 198
    15. Mengangkat kedua tangan seperti berdoa setelah bangkit dari rukuk – 198
    16. Imam memanjangkan bacaan Doa Qunut – 199
    17. Mengusap wajah setelah selesai membaca doa Qunut – 199
  • BERBAGAI KESALAHAN DALAM UCAPAN DAN PERBUATAN KETIKA SUJUD – 200
    1. Turun sujud dengan mendahulukan kedua lutut – 200
    2. Rebahnya kedua tangan dan merapatkan kedua ketiak – 201
    3. Duduk iq'a' dalam shalat – 202
    4. Sujud bersama imam atau mendahuluinya – 202
    5. Tidak sujud di atas tujuh anggota badan – 203
    6. Membaca Al-Qur'an ketika sujud – 203
    7. Merenggangkan kedua tapak kaki ketika sujud – 204
    8. Tidak membaca doa ketika sujud – 204
    9. Kesalahan dalam sifat duduk di antara dua sujud – 205
    10. Tidak membaca doa ketika duduk di antara dua sujud – 206
    11. Tidak Tuma'ninah (tenang) ketika sujud – 206
    12. Meninggalkan sunnah memperlama duduk di antara dua sujud – 208
    13. Sujud ketika Imam duduk – 208
    14. Meninggikan alas untuk digunakan sujud di atasnya – 209
    15. Menggerakan jari-jari di antara dua sujud – 209
    16. Menggengggam jari-jari tangan ketika sujud – 210
    17. Memperlama sujud yang kedua pada rakaat terakhir – 210
  • BERBAGAI KESALAHAN SEPUTAR TASYAHUD – 211
    1. Kesalahan mereka dalam tata cara shalawat kepada Nabi SAW – 211
    2. Tidak menggerakan jari ketika tasyahud – 212
    3. Ucapan "'Assalmu 'alaika ayyuhan Nabi ...' – 214
    4. Menganggap makruh bila menyempurnakan Shalawat Ibrahimiyah dalam tasyahud awal – 215
    5. Mengacung dengan dua jari telunjuk ketika tasyahhud – 216
    6. Duduk Tawarru' pada rakaaat kedua dan duduk iftirasyi pada rakaat keempat – 216
    7. Mengulang tasyahhud atau diam sebagai ganti dari doa – 217
    8. Tergesa-gesa berdiri sebelum Imam salam – 218
    9. Tidak memohon perlindungan dari empat perkara sebelum salam – 218
  • BERBAGAI KESALAHAN KETIKA SALAM DAN SESUDAHNYA – 220
    1. Menggoyang-goyang kepala ketika salam – 220
    2. Membalikkan kedua telapak tangan ketika salam – 220
    3. Makmum masbuq berdiri untuk menyempurnakan rakaatnya yang tertinggal sebelum imam salam – 221
    4. Mengeraskan bacaan shalawat pada Nabi SAW setelah salam – 221
    5. Ketika salam mengucapkan Allahhumma Adkhilna Al-Jannata wa as'aluka An-Najah Nar – 221
    6. Jabat tangan setelah salam dan mengucap taqabbalallahu atau haraman – 222
    7. Langsung berdia setelah salam – 223
    8. Langsung sujud setelah selesai shalat – 223
    9. Berttasbih dan beristighfar secara berjamaah Usai Shalat – 224
    10. Menggunakan Biji Tasbih dan meninggalkan bertasbih dengan jari-jari – 225
    11. Membaca Al-Fatihah setelah salam lalu mengucap 'Ilaa Hadhrotin Nabi SAW ' – 225
    12. Mengucap Istighfar lebih dari tiga klai dalam dzikir shalat – 226
    13. Menambah kata ( wa ta'alita) dalam dzikir shalat – 226
    14. Membaca dua ayat setelah ayat kursi – 227
  • BERBAGAI KESALAHAN SEPUTAR SHALAT BERJAMAAH --- 228
    1. Tergesa-gesa melangkah ketika menuju shalat jamaah – 228
    2. Memakan bawang putih dan bawang merah ketika berangkat ke Masjid – 228
    3. Pendapat yang mengatakan "shalat jamaah itu sunnah atau sunnah maukkad" – 230
    4. Tidak shalat berjamaah dimasjid – 231
    5. Mengakhirkan Shalat berjamaah dari waktu yang terbaik – 235
    6. Tidak Shalat berjamaah ketika safar – 236
    7. Shalat di kebun dan di tempat umum serta tidak mengerjakan di Masjid meskipun Jaraknya dekat – 237
    8. Mengangkat Imam Yang tidak Layak – 237
    9. Memulai shalat sunat ketika muadzin Iqamah – 239
    10. Berdirinya (orang-orang yang tidka faham sama sekali tentang Al-Qur'an dan Sunnah) tepat dibelakang Imam serta menjauhnya Orang Alim yang lebih Berhak – 239
    11. Menyelisihi Sunnah dalam meratakan Shaf – 240
    12. Adanya celah di antara jamaah Shalat – 240
    13. Dekatnya jarak Shaf wanita dan lelaki tanpa ada Sutrah (pembatas) –241
    14. Tidak adanya semangant menempati shaf terdepan – 241
    15. Tidak memasang sutrah (pembatas) – 242
    16. Lewat didepa orang yang sedang shalat – 244
    17. Shalat di antara tiang masjid dan membuat shaf baru – 246
    18. Shalat sendirian di belakang shaf – 246
    19. Posisi makmum tidak sejajar dengan Imam ketika shalat berdua – 248
    20. Menempatkan shaf anak-anak dibelakang shaf laki-laki – 249
    21. Salam ke kanan dan ke kiri ketika berhadats dalam shalat -- 250
    22. Mendirikan jamaah kedua padahal jamaah pertama belum selesai – 250
    23. Keyakinan bahwa orang yang shalat sunat tidak boleh diikuti orang yang shalat wajib – 251
    24. Mengikuti Imam dengan sengaja ketika imam mengerjakan rakaat tambahan karena Lupa – 251
    25. Mengingkari orang yang bermakmum pada orang yang menyempurnakan rakaatnya – 252
    26. Mengambil tempat khusus dalam masjid – 253
    27. Menaruh sajadah atau semisalnya di tepat shalat – 253
  • BERBAGAI KESALAHAN IMAM DALAM SHALAT – 255
    1. Imam diam cukup lama setelah membaca Al-Fatihah – 255
    2. Ucapan "innallaha la yanzuru ilash shafil a'waj" – 257
    3. Membaca lebih dari satu ayat dengan bersambung – 257
    4. Memaksa diri dan berlebihan dalam membaca al-qur'an – 258
    5. Imam mengkhususkan doa untuk dirinya sendiri – 259
    6. Merubah suara takbir ketika duduk – 259
    7. Melagukan dan memanjangkan takbir – 259
    8. Memperlama berdiri dengan mengurangi rukunshalat lainnya – 260
    9. Memperlama rakaat kedua melebihi rakaat pertama – 260
    10. Berlebihan dalam memperpanjang salam – 261
    11. Berlebihan memanjangkan kalimat Allahu Akbar – 261
  • BERBAGAI KESALAHAN KHUSU SEPUTAR SHALAT SUBUH – 262
    1. Ucapan Shadaqta Wa bararta – 262
    2. Membaca Al-fatihah setelah shalat – 262
    3. Mengucap Allahumma Shalli alaihi seratus kali – 263
    4. Tidak menunaikan shalat subuh di Masjid – 263
    5. Membicarakan urusan duniawi setelah shalat subuh dan berpaling dari kebaikan shalat ini – 264
    6. Mengucap Ash-Shalatu Khairu minan naum pada adzan kedua – 265
    7. Pengumandangan Adzan kedua sebelum waktunya – 266
    8. Meninggalkan sunnah dua Adzan – 266
    9. Membaca Al-Qur'an dan syair-syair sebelum adzan – 267
  • BERBAGAI KESALAHAN KETIKA QUNUT – 268
    1. Mengatakan bahwa qunut dalam shalat witir itu wajib – 268
    2. Menambahkan lafazh walakal hamdu 'ala maa qadhaita' – 269
    3. Mengucap asyhadu dan haqqan' ketika mendengar doa qunut – 269
    4. Mengkhususkan quntu witir pada waktu tertentu – 270
    5. Menutup Doa Qunut dengan shalawat untuk Nabi – 270
    6. Kesalahan ketika membaca doa Qunut Nazilah – 271
    7. Mengusap wajah setelah berdoa – 272
  • BERBAGAI KESALAHAN SEPUTAR SHALAT MAGHRIB – 273
    1. Meyakini wajibnya meringankan dalam shalat maghrib – 273
    2. Berdoa (dengan doa yang tidak shahih) ketika mendengar adzan maghrib – 273
    3. Mengingkari shalat sunnah sebelu maghrib – 274
  • BERBAGAI KESALAHAN SEPUTAR QIYAMULAIL – 276
    1. Tidak mengerjakan Qiyamulail – 2276
    2. Terlalu berlebihan mengerjakan shalat lail lantas ditinggal begitu saja – 280
    3. Terlalu berlebihan mengerjakan shalat lail lantas melupakan shalat subuh – 280
  • BERBAGAI KESALAHAN SEPUTAR SHALAT TARAWIH – 282
    1. Meninggalkan shalat tarawih – 282
    2. Membaca mushaf ketika shalat tanpa ada keperluan – 283
    3. Terburu-buru dalam mengerjakan shalat tarawih – 283
    4. Keyakinan adanya batasan satu juz Al-Qur'an setiap hari – 284
    5. Dzikir-dzikir bid'ah di antara setiap dua rakaat – 284
  • BERBAGAI KESALAHAN SEPUTAR SHALAT DHUHA – 286
    1. Keyakinan bahwa siapa yang meninggalkan shalat dhuha akan mati anggota keluarganya atau buta matanya – 286
    2. Tidak mengerjakan shalat dhuha – 287
  • SHALAT TASBIH DAN PERBEDAAN PARA ULAMA SEPUTAR MASALAH INI – 288
  • BERBAGAI KESALAHAN SEPUTAR SHALAT ISTIKHARAH – 291
    1. Tidak mengerjakan shalat istikharah – 291
    2. Keyakinan bahwa istikharah harus diiringi mimpi – 292
    3. Tidak tahu bahwa shalat istikaharah ini dilakukan untuk segala urusan – 293
    4. Membaut bid'ah dalam istikharah – 293
    5. Membaca doa istikharah ketika tasyahhud – 295
    6. Mengulang shalat istikharah sebanyak tujuh kali – 296
  • BERBAGAI KESALAHAN SEPUTAR SHALAT ISTISQA' – 297
    1. Mengabaikan shalat istisqa' ketika dibutuhkan – 297
    2. Menetapkan surat tertentu dalam bacaan – 298
    3. Berpendapat bahwa makmum juga merubah posisi selendang mereka seperti yang dilakukan Imam – 299
  • BERBAGAI KESALAHAN SEPUTAR SHALAT KUSUF – 301
    1. Mengabaikan shalat Kusuf – 301
    2. Makmum salam bersama Imam meskipun ia tertinggal rukuk pertama – 302
    3. Berpendapat bahwa membaca keras atau lirih dalam shalat Kusuf itu sama saja – 302
  • BERBAGAI KESALAHAN SEPUTAR SHALAT KHAUF – 303
    Keyakinan bahwa shalat Khauf tidak disyariatkan setelah Wafatnya Nabi SAW – 303
  • BERBAGAI KESALAHAN SEPUTAR SHALATNYA MUSAFIR – 305
    1. Menyempurnakan shalat ketika bepergian – 305
    2. Mengqashar atau menjamak sebelum keluar dari daerahnya – 307
    3. Jarak diperbolehkan mengqashar – 308
    4. Musafir bermakmum pada orang yang menetap – 308
  • MENJAMAK SHALAT KETIKA MUKIM – 309
  • KESALAHAN ORANG SAKIT KETIKA MENINGGALKAN SHALAT – 312
  • BERBAGAI KESALAHAN SEPUTAR SHALAT JENAZAH – 315
    1. Makmum berdiri satu shaf di kanan Imam – 315
    2. Berdiri disamping tengah jenazah laki-laki atau di samping kepala jenazah perempuan – 315
    3. Mengeraskan suara takbir dan mengangkat tangan setiap kali takbir – 316
    4. Bertakbir tiga kali dan mengingkari orang yang bertakbir lima hingga sembilan kali – 318
    5. Mengingkari orang yang membaca surat setelah Al-Fatihah, padahal mereka membaca doa istiftah – 320
    6. Melakukan shalat ghaib untuk jenazah yang sudah dishalatkan – 321
    7. Membuat bid'ah seputar doa-doa shalat jenazah – 323
    8. Melakukan salam setelah takbir keempat pada jenazah (tanpa berdoa) – 325
  • BERBAGAI KESALAHAN SEPUTAR SHALAT 'ID (HARI RAYA) --- 326
    1. Menghidupkan dua malam 'id – 326
    2. Kesalahan pada lafazh takbir – 327
    3. Berpendapat bahwa shalat 'id itu sunnah – 327
    4. Tidak mengeraskan takbir sebelum shalat dimulai – 328
    5. Mengumandangkan adzan dan iqamah dalam shalat 'id – 328
    6. Mengerjakan shalat sunnah sebelum shalat id dan sesudahnya – 329
    7. Mengucapkan Ash-sholatul jami'ah – 331
    8. Para makmum mengeraskan takbir – 332
    9. Mengangkat kedua tangna ketika takbir – 332
    10. Mengatakan wajibnya dzikir di antara dua takbir – 333
    11. Membuka khutbah dengan takbir – 334
    12. Membagi khutbah Id menjadi dua khutbah – 334
  • BERBAGAI KESALAHA SEPUTAR SHALAT JUM'AT – 336
    1. Meninggalkan shalat Jum'at – 336
    2. Mayakini wajibnya membaca surat As-Sajdah dan Al-insan pada shalat subuh hari jum'at – 337
    3. Tidak mandi, berhias , memakai wewangian dan bersiwak pada hari jumat – 339
    4. Membaca Al-Qur'an lewat Mikrofon sebelum shalat jum'at – 340
    5. Tidak bersegera menuju shal;at Jum'at – 341
    6. Tidak membaca surat Al-Kahfi – 342
    7. Tidka bershalawat kepada Nabi SAW pada hari Jum'at 343
    8. Tidak mencukupkan dengan satu adzan pada hari Jum'at – 343
    9. Tidak shalat tahyiatul masjid ketika Imam sedang khutbah – 345
    10. Membuat bid'ah shalat sunnah Qobliyah sebelum shalat jum'at – 346
    11. Duduk di shaf paling belakang bagi yang datang awal waktu – 347
    12. Melangkahi pundak pada Hari Jum'at – 348
    13. Shalat tahyiatul masjid sesudah adzan atau di antara dua khutbah – 350
    14. Berbicara ketika berlangsung khhutbah – 351
    15. Menuangkan minuman dan mengedarkan kotak amal saat khutbah berlangsung – 352
    16. Bersiwak saat khutbah berlangsung dan banyak bergerak – 353
    17. Duduk memeluk kaki pada hari Jum'at ketika imam berkhutbah – 353
    18. Mengeraskan bacaan Shalawat Nabi SAW dan doa memohon keridhaan untuk para sahabat saat khutbah – 354
    19. Mengawal para pemimpin ketika shalat jum'at berlangsung – 355
    20. Mengusap khatib setelha ia turun dari mimbar – 355
    21. Membaca surah Al-Ikhlas sebanya seribu kali – 355
    22. Pengantin baru boleh meninggalkan Shalat jumat dan shalat berjamaah – 356
    23. Menyambung antara shalat jumat dan shalat sesudahnya tanpa dipisah dengan pem bicaraan atau lainnya – 357
    24. Mengerjakan shalat dzuhur setelah shalat jum'at – 357
  • BERBAGAI KESALAHAN PARA KHATIB – 359
    1. Tidak mengucapkan puji-pujian pada permulaan khutbah – 359
    2. Berdoa ketika Naik mimbar – 359
    3. Tidak mengucap salam untuk para hadirin ketika sudah berada dimimbar – 360
    4. Tidak ada nasehat dan peringatan pada khutbah kedua – 360
    5. Tidak membatasi tema khutbah atau materinya – 360
    6. Khatib banyak bersajak – 361
    7. Memperpanjang khutbah dan mempercepat shalat – 361
    8. Sering mengucap 'Au Kama Qala' (atau sebagaimana beliau SAW bersabda) dalam khutbah pertama – 362
    9. Membaca surat Al-Ikhlas tiga kali antara dua Khutbah – 363
    10. Mengucap Udzkurullaha Yadzkurukum – 363
    11. Berpaling ke kanan dan ke kiri ketika khutbah – 363
    12. Mengatakan " orang yang bertaubat seperti orang yang tak berdosa" – 364
    13. Mengucap di akhir khutbah "innallaha ya'muru bil adli wal ihsan" [QS An-Nahl : 90] — 364
    14. Suara pelan dan lamban dalam penyampaian khutbah – 364
    15. Bertelekan pedang atau tongkat ketika khutbah – 365
    16. Khutbah bersandar pada hadits-hadits palsu – 365
    17. Tidak peka dengan kondisi Umat – 366
    18. Bodoh terhadap Ushul dan kaidah bahasa Arab – 366
    19. Mengangkat tangan ketika berdoa – 367
    20. Baerpakaian Isbal – 368
    21. Mencukur jenggot dan berpakaian menyerupai orang kafir – 368
    22. Teladan yang buruk – 370
  • PENUTUP – 371
Tambah ke Keranjang
70000
350

Koreksi Total Shalat Kita

checkout empty

Items

Total

total
qty
tax
taxrate
shipping
grandtotal
Setiap hari 09:00 - 18:00 WIB (kecuali hari libur nasional)
Somontalen RT 02 RW 04, Gang Mangga, Ngadirejo, Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah 57556
Copyright © Buku Bagus 2020
envelope-owhatsappshopping-bag linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram