Butuh Bantuan? WhatsApp: 0821-3694-1626 Email: [email protected]

Buku Sirah Nabawiyah

Penerbit:

Buku Sirah Nabawiyah

Penerbit:

Spesifikasi

ISBN9791296928
Halaman1172
Dimensi (cm)26,5
Berat (gram)1789
HargaRp 225.000
SampulHard Cover

Mencintai Nabi Muhammad SAW merupakan konsekwensi dari ikrar syahadat seorang muslim. Karena sikap sebaliknya (membenci) merupakan tindakan dosa besar yang bisa mengancan eksistensi keislaman seseorang. Di antara upaya untuk mewujudkan kecintaan kita kepada Rasul junjungan Muhammad SAW adalah mempelajari kisah hidupnya, sejarah perjuangan, dari semenjak masa kelahiran sampai kewafatannya.

Biografi insan terbaik ini memang sangat kaya dengan sumber dan ilmu pengetahuan. Ini dapat dilihat dari banyaknya teori , methode, dan kesimpulan yang dihasilkan dari kajian-kajian terhadapnya. Bahkan setiap pembaca sirah Nabi pasti menemukan sisi tertentu dan keistimewaan beliau yang akan membuatnya terkesan. Barangkali saja, faktor inilah yang menjadikan kajian terhadap biografi Nabi SAW senantiasa hidup, dan tidak akan pernah kehabisan hasil walaupun makin banyak orang yang mengkajinya. Hikmah dan pelajaran darinya tidak akan pernah kering walaupun orang meneguk pelajaran darinya bertambah-tambah.

Dan Alhamdulillah atas izin dan takdir Allah SWT telah dair terjemah kitab sirah Nabi yang berjudul asli, “Ashahul kalam fi Sirati Khairil Anam; As-Sirah An-Nawawiyah” karya seorang ahli sejarah Prof. DR. Ali Muhammad Ash-Shalabi, seorang tookoh pergerakan dan ulama islam yang dilahirkan di Benghazi, Libya pada tahun 1963 M. Karya beliau ini telah mewujudkan harapan kita untuk dapat mengkaji sejarah Nabi SAW tidak hanya dari tinjauan historis semata namun beliau paparkan analisa-analisa setiap kejadian dengan tajam dan aplikasinya dalam konteks kekinian. Walhasil kita disuguhi karya yang sangat luar biasa, sebagai bekal bagi seorang da’i, politikus, pengusaha, penndidik dan manusia pada umumnya untuk mengejak manunsia menuju jalan kemuliaan.

Daftar Isi

  • Pengantar penerbit – v
  • Daftar isi – vii
  • Pendahuluan – 3
  • BAB PERTAMA
    • PERISTIWA PENTING SEJAK SEBELUM NABI SAW DIUTUS HINGGA TURUNNYA WAHYU
    • PEMBAHASAN PERTAMA: PERADABAN YANG BERKUASA DAN AGAMA YANG BERLAKU SEBELUM NABI SAW DIUTUS – 15
      1. Kekaisaran romawi – 15
      2. Kekaisaran persia – 15
      3. India – 16
      4. Kondisi keagamaan sebelum diutusnya Nabi Muhammad SAW – 17
    • PEMBAHASAN KEDUA: ASAL (LELUHUR) BENGSA ARAB DAN PERADABANNYA – 21
      1. Asal (leluhur) bangsa Arab – 21
      2. Peradaban jazirah Arab – 22
    • PEMBAHASAN KETIGA: KONDISI AGAMA, POLITIK, EKONOMI, SOSIAL, DAN MORAL BANGSA ARAB – 25
      1. Kondisi agama – 25
      2. Kondisi politik – 27
      3. Kondisi Ekonomi – 28
      4. Kondisi sosial – 30
      5. Kondisi moral – 36
    • PEMBAHASAN KEDUA: PERISTIWA PENTING SEBELUM KELAHIRAN MUHAMMAD SAW – 41
      1. Kisah ‘Abdul Muthalib, Kakek Nabi SAW , menggali sumur Zam-zam – 41
      2. Kisah pasukan gajah – 43
    • PEMBAHASAN KELIMA: DARI KELAHIRAN YANG MULIA SAMPAI SEKUTU FUDHUL – 50
      1. Nasab (garis kketurunan Nabi) Nabi SAW – 50
      2. Pernikahan ‘Abdullah bin ‘Abdul Muthalib dengan Aminah binti Wahab, dan Mimpi Aminah,, Ibunda Nabi SAW – 51
      3. Kelahiran Nabi SAW – 54
      4. Para Ibu susuan Nabi SAW – 55
      5. Wafatnya Ibunda Nabi SAW, dan pengasuhan kakek kemudian Paman beliau – 60
      6. Pekerjaan Nabi SAW dengna menggembala – 61
      7. Penjagaan Allah SWT terhadap Nabi-Nya sebelum diutus – 63
      8. Pertemuan Rahib Buhaira dengan Nabi SAW ketika beliau masih kecil – 64
      9. Perang fijar – 65
      10. Sumpah Fudhul – 66
    • PEMBAHASAN KEENAM: PERDAGANGAN DAN PERNIKAHAN NABI SAW DENGAN KHADIJAH, SERTA PERISTIWA-PERISTIWA PENTING HINGGA BELIAU DIUTUS MENJADI NABI – 70
      1. Perdagangan dan pernikahannya dengan khadijah RA – 70
      2. Prastisipasi beliau dalam membangu Ka’bah – 73
      3. Persiapan manusia menyambut kenabian Muhammad SAW – 75
  • BAB KEDUA
    • TURUNNYA WAHYU DAN DAKWAH SAMBUNYI-SEMBUNYI
    • PEMBAHASAN PERTAMA: TURUNNYA WAHYU KEPADA NABI SAW – 83
      1. mimpi yang benar –84
      2. suka berkhalwat di gua hira dan bertahannus di dalamnya – 85
      3. datanglah kebenaran ketika beliau berada di dalam Gua Hira, lalu datanglah Malaikat (Jibril) dan berkata: bacalah – 86
      4. kesulitan yang dialami Nabi SAW dan sifat Munculnya Wahyu – 90
      5. macam-macam wahyu – 90
      6. peran istri shaleha dalam membantu dakwah – 91
      7. kesetiaan Nabi SAW kepada khadijah RA – 94
      8. pendustaan terhadapn Rasul – 95
      9. dan wahyu pun tertunda turunnya (terputus) – 96
    • PEMBAHASAN KEDUA: DAKWAH SIRRIYAH (SECARA SEMBUNYI-SEMBUNYI) – 97
      1. perintah untuk menyampaikan Risalah – 97
      2. permulaan Dakwah sembunyi-sembunyi – 98
      3. kelanjutan Dakwah Nabi SAW – 105
      4. karakteristik penting kelompok pertama, yang dididik Rasulullah SAW – 107
      5. Pribadi Nabi SAW dan pengaruhnya dalam kepemimpinan – 109
      6. Materi pelajaran di rumah Al-Arqam – 110
      7. Sebab-sebab dipilihnya Rumah Al-Arqam – 111
      8. Sifat-sifat generasi pertama – 111
      9. Tersebarnya dakwah di tengah Quraisy dan seluruh Dunia – 114
    • PEMBAHASAN KETIGA: MEMBANGUN AKIDAH PADA PERIODE MEKKAH – 116
      1. Kecerdasan Nabi SAW dalam berinteraksi dangan Sunnah – 116
      2. Tahun perubahan dan kaitannya dengna membangnun keyakinan – 118
      3. Memperbaiki sisi akidah para sahabat – 119
      4. Gambaran surga dalam Al-Qur’an dan pengaruhnya terhadap para sahabat – 120
      5. Gambaran Neraka Al-Qur’an dan pengaruhnya di hati para Sahabat – 121
      6. Pemahaman Qadha dan Qadar, serta pengaruhnya dalam mendidik para sahabat – 121
      7. Pengetahuan para sahabat tentang hakikat Manusia – 122
      8. Bayangan para sahabat tentang kisah Iblis dengan Adam AS – 122
      9. Pandangan para sahabat kepada Alam semesta, kehidupan, dan sebagian Makhluk – 123
    • PEMBAHASAN KEEMPAT: MEMBANGUN IBADAH DAN AKHLAK DI PERIODE MEKKAH – 125
      1. Pembersihan jiwa generasi pertama dengan berbagai Ibadah – 125
      2. Pendidikan akal – 127
      3. Pendidikan Jasmani – 127
      4. Pendidikan para sahabat tentang kemuliaan Akhlak dan pembersihan keburukan – 128
      5. Pendidikan para sahabat tentang Akhlak mulia melalui kisah-kisah Al-Qur’an – 129
  • BAB KETIGA
    • DAKWAH TERBUKA DAN PERLAWANAN ORANG MUSYRIK TERHADAPNYA
    • PEMBAHASAN PERTAMA: PELAKSANAAN DAKWAH TERBUKA – 137
      1. Menghimpun orang banyak – 137
      2. Riwayat yang menjelaskan – 137
      3. Pernyataan Kenabian – 138
      4. Pelebaran seruan dakwah – 139
      5. Hal utama yang ditolak Kaum musyrik – 139
    • PEMBAHASAN KEDUA: TAHUN UJIAN – 147
      1. Faedah dan hikmah di balik Ujian – 147
    • PEMBAHASAN KETIGA: CARA KAUM MUSYRIK MEMERANGI DAKWAH – 150
      1. Menghalangi Abu Thalib dari upaya membantu dan melindungi Rasulullah – 150
      2. Mengganggu dakwah rasulullah –153
      3. Gangguan dan siksaan terhadap Rasulullah – 163
      4. Gangguan dan siksaan terhadap para sahabat – 167
      5. Hikmah menahan diri dari berperang di mekah dan perhatian Nabi SAW terhadap pembangun internal – 184
      6. Pengaruh Al-Qur’an dalam menaikkan Moral Para sahabat – 190
      7. Metode negosiasi – 194
      8. Bagimu Agamamu, bagiku Agamaku – 197
      9. Metode berdebat dan upaya menjatuhkan Lawan – 200
      10. Peran yahudi dalam periode mekah dan permohonan bantuan musyrikin mekah kepada mereka – 205
      11. Pemboikotan ekonomi dan sosial di akhir tahu ketujuh kenabian – 207
  • BAB EMPAT
    • UJIAN HIJRAH HABASYAH (ETHIOPIA), UJIAN DI THAIF, DAN ANUGERAH ISRA’
    • PEMBAHASAN PERTAMA: SIKAP DALAM NABI DALAM SUNNAH MENEMPUH SEBAB – 217
      1. Bertakwalah pada Allah dan senantiasa berusaha – 219
    • PEMBAHASAN KEDUA: HIJRAH KE HABASYAH (ETHIOPIA) – 222
      1. Hijrah pertama ke negeri habasyah – 222
      2. Sebab-sebab kembalinya kaum muslimin ke mekah setelah hijrah yang pertama – 228
      3. Hijrah kedua ke Habasyah – 232
    • PEMBAHASAN KETIGA: TAHUN KESEDIHAN DAN UJIAN DI THAIF – 247
      1. Tahun kesedihan – 247
      2. Perjalanan Rasulullah SAW ke Tha’if – 248
    • PEMBAHASAN KEEMPAT: ISRA’ DAN MI’RAJ PUNCAK KEMULIAAN – 263
      1. Tujuan penting Mukjizat Isra’ dan Mi’raj – 263
      2. Kisah Isra’ dan Mi’raj dalam beberapa Hadits – 264
      3. Faedah, pelajaran, dan Hikmah – 268
  • BAB KELIMA
    • MENEMUI KABILAH-KABILAH DAN HIJRAH SAHABAT MENUJU MADINAH
    • PEMBAHASAN PERTAMA: MENEMUI KABILAH DAN HIJRAH UNUTK MENCARI BANTUAN – 279
      1. Strategi yang digunakan Rasulullah SAW dalam melawan hasutan Abu Jahal dan Kaum Musyrikin, ketika beliau menemui kabilah-kabilah – 280
      2. Perundingan dengan Bani ‘Amir – 281
      3. Perundingan dengan Bani Syaiban – 282
      4. Faedah, pelajaran dna hikmah – 283
    • PEMBAHASAN KEDUA: PERMULAAN YANG BAIK DAN PANCARAN CAHAYA – 286
      1. Hubungan pertama dengna kalangan Anshar pada Musim Haji dan Umrah – 286
      2. Permulaan Masuk Islam dari kalangan Anshar – 287
      3. Bai’at Aqabah yang pertama – 289
      4. Kisah Islamnya Usaid bin Hudair dan Sa’ad bin Mu’adz RA – 290
      5. Faidah dan pelajaran – 292
    • PEMBAHASAN KETIGA: NAIAT AQABAH KEDUA – 295
      1. Faedah dan pelajaran dari kisah di atas – 297
    • PEMBAHASAN KEEMPAT: HIJRAH KE MADINAH – 303
      1. Persiapan Hijrah – 303
      2. Refleksi sebagian Ayat dalam surat Al-Ankabut – 304
      3. Para pelopor/perintis kaum muhajirin – 307
      4. Cara kaum Quraisy mencegah kaum Muslimin unutk berhijrah – 308
      5. Rumah-rumah yang dipersiapkan tempat penampungan kaum muhajirin dan pengaruhnya dalam jiwa – 315
      6. Kenapa memilih madinah madinah sebagai ibu kota bagi negara islam? – 318
      7. Di antara keutamaan Madinah – 319
  • BAB KEENAM
    • HIJRAH NABI SAW BERSAMA ABU BAKAR ASH-SHIDDIQ
    • PEMBAHASAN PERTAMA: KEGAGALAN STRATEGI KAUM MUSYRIKIN DAN TERORGANISIRNYA RENCANA HIJRAH NABI SAW – 327
      1. Kegagalan strategi kaum Musyrikin dalam mencelakai Nabi SAW – 327
      2. Terorganisirnya rencana Hijrah Nabi SAW – 328
      3. Kepergian Rasulullah SAW untuk hijrah dan sampainya beliau di Gua tsur – 330
      4. Doa Nabi Muhammad SAW ketika keluar dari mekkah – 330
      5. Perlindungan dan Pengawasan Allah SWT terhadapa Rasul-Nya – 332
      6. Perkemahan Ummu Ma’bad dalam perjalanan Hijrah – 334
      7. Suraqah bin Malik bertemu Rasulullah SAW – 336
      8. Mahasuci Allah yang membolak-balikan Hati – 337
      9. Sambutan Kaum Anshar terhadap kedatangan Rasulullah SAW – 338
      10. Faedah dan pelajaran – 340
    • PEMBAHASAN KEDUA: SANJUNGAN KEPADA KAUM MUHAJIRIN DENGNA SIFAT-SIFAT YANG TERPUJI, DAN JANJI UNTUK MEREKA YANG BERHIJRAH SERTA ANCAMAN UNTUK MEREKA YANG TERTINGGAL – 357
      1. Pujian kepada kaum muhajirin dengna sifat-sifat yang terpuji – 257
      2. Janji bagi Kaum Muhajirin – 365
      3. Ancaman bagi orang-orang yang tertinggal hijrah – 371
    • PEMBAHASAN KETIGA: TERORGINISIRNYA RENCANA HIJRAH NABI SAW – 327
      1. Kegagalan strategi kaum Musyrikin dalam mencelakai Nabi SAW – 327
      2. Terorganisirnya rencana Hijrah Nabi SAW – 328
      3. Kepergian Rasulullah SAW untuk hijrah dan sampainya beliau di Gua tsur – 330
      4. Doa Nabi Muhammad SAW ketika keluar dari mekkah – 330
      5. Perlindungan dan Pengawasan Allah SWT terhadapa Rasul-Nya – 332
      6. Perkemahan Ummu Ma’bad dalam perjalanan Hijrah – 334
      7. Suraqah bin Malik bertemu Rasulullah SAW – 336
      8. Mahasuci Allah yang membolak-balikan Hati – 337
      9. Sambutan Kaum Anshar terhadap kedatangan Rasulullah SAW – 338
      10. Faedah dan pelajaran – 340
    • PEMBAHASAN KEEMPAT: SANJUNGAN KEPADA KAUM MUHAJIRIN DENGNA SIFAT-SIFAT YANG TERPUJI, DAN JANJI UNTUK MEREKA YANG BERHIJRAH SERTA ANCAMAN UNTUK MEREKA YANG TERTINGGAL – 357
      1. Pujian kepada kaum muhajirin dengna sifat-sifat yang terpuji – 257
      2. Janji bagi Kaum Muhajirin – 365
      3. Ancaman bagi orang-orang yang tertinggal hijrah – 371
  • BAB KETUJUH
    • PILAR-PILAR NEGARA ISLAM DI MADINAH
    • PEMBAHASAN PERTAMA: PILAR PERTAMA, PEMBANGUNAN MASJID AGUNG DI MADINAH -- 377
      1. Kamar-kamar SAW yang berdampingan dengan Masjid – 378
      2. Seruan Adzan di Madinah – 378
      3. Ash-Suffah yang berdampingan dengan masjid Nabawi – 380
      4. Beberapa faidah dan pelajaran serta teladan yang dapat dipetik – 285
    • PEMBAHASAN KEDUA: PILAR KEDUA, MEMPERSAUDARAKAN ANTARA MUHAJIRIN DAN ANSHAR – 394
      1. Persaudaraan di Madinah – 396
      2. Beberapa pelajaran, keteladanan dan faedah yang dapat di ambil – 400
    • PEMBAHASAN KETIGA: PILAR KETIGA, PIAGAM PERJANJIAN – 416
      1. Perjanjian yang di tetapkan Nabi SAW antara Muhajirin, Anshar dan Orang-orang Yahudi – 416
      2. Beberapa pelajaran, keteladanan, dan faidah dari perjanjian ini – 419
      3. Sikap kaum yahudi di madinah – 431
      4. Sesungguhnya Allah tidak akan membiarkan terus berlangsungnya pekerjaan orang-orang yang membuat kerusakan – 455
    • PEMBAHASAN KEEMPAT: SUNNAH MEMPERTAHANKAN DIRI DAN GERAKAN PASUKAN EKSPEDISI – 459
      1. Sunnah mempertahankan Diri – 459
      2. Beberapa tujuan Jihad di jalan Allah SWT – 466
      3. Beberapa pasukan ekspedisi terpenting sebelum terjadinya perang Badar Kubra – 474
      4. Beberapa faedah dan pelajaran – 478
    • PEMBAHASAN KELIMA: KESINAMBUNGAN MEMBANGUN PENDIDIKAN DAN KEILMUAN – 490
      1. Beberapa metode dan prinsip pendidikan terpenting – 492
      2. Beberapa Akhlak sahabat ketika mendengarkan sabda Nabi SAW – 500
    • PEMBAHASAN KEENAM: BEBERAPA PERISTIWA DAN PENETAPAN HUKUIM SYARIAT – 504
      1. Mengatasi krisis ekonomi – 504
      2. Penerapan hukum syariat – 508
  • BAB KEDELAPAN
    • PERANG BADAR KUBRA
    • PEMBAHASAN PERTAMA: FASE SEBELUM PERTEMPURAN – 519
      1. Beberapa peristiwa yang terjadi di tengah perjalanan menuju Badar – 520
      2. Sikap keras (kaum Musyrikin) untuk menghadapi Kaum Muslimin di Badar – 521
      3. Musyawarah Nabi SAW bersama para sahabatnya – 522
      4. Perjalanan bertemu musuh dan menghimpun informasi pertamanya – 523
      5. Musyawarah Al-Hubab bin Al-Mundzir di Badar – 525
      6. Gambaran Al-Qur’an mengenai keluarnya orang-orang Musyrik – 527
      7. Sikap Orang-orang Musyrik ketika sampai di Badar – 528
      8. Petunjuk Al-Qur’an tentang posisi kaum Muslimin dan Musyrikin di medan pertempuran (badar) – 531
    • PEMBAHASAN KEDUA: NABI DAN KAUM MUSLIMIN DALAM KANCAH PEPERANGAN – 534
      1. Membangun pos komando – 534
      2. Di antara Nikmat Allah yang diberikan kepada kaum muslimin sebelum pertempuran – 534
      3. Strategi Rasulullah SAW dalam pertempuran – 536
    • PEMBAHASAN KETIGA: MELETUSNYA PERTEMPURAN DAN KEKALAHAN KAUM MUSYRIKIN – 543
      1. Allah membantu kaum Muslimin dengan Bala tentara malaikat – 543
      2. Kemenangan kaum muslimin atas kaum Musyrikin dan pembicaraan Rasulullah SAW kepada orang-orang yang di ceburkan ke dalam sumur – 548
    • PEMBAHASAN KEEMPAT: BERBAGAI PERISTIWA DAN KEJADIAN DARI MEDAN PERTEMPURAN – 552
      1. Kematian para tiran – 552
      2. Beberapa kesyahidan yang agung – 558
    • PEMBAHASAN KELIMA: PERSELISIHAN MENGENAI HARTA RAMPASAN PERANG DAN TAWANAN – 561
      1. Perselisihan mengenai Harta rampasan perang – 561
      2. Tawanan perang – 565
    • PEMBAHASAN KEENAM: BEBERAPA HASIL DARI PERANG BADAR DAN UPAYA PEMBUNUHAN TERHADAP NABI SAW – 576
      1. Beberapa hasil dari perang badar – 576
      2. Upaya pembunuhan terhadap Nabi SAW dan Islamnya Umair bin Wahb (setannya Quraisy) – 579
    • PEMBAHASAN KETUJUH: BEBERAPA PELAJARAN DAN FAEDAH DARI PERISTIWA PERANG BADAR – 583
      1. Hakikat kemenangan hanya dari Allah SWT – 583
      2. Yaumu Al-Furqan ( hari pembeda ) – 584
      3. Al-Wala’ (loyalitas) dan Al-Bara’ (permusuhan) adalah bukti keimanan – 586
      4. Mukjizat yang terjadi pada perang badar – 588
      5. Hukum meminta bantuan kepada orang musyrik – 591
      6. Hudzaifah bin Al-yaman dan Usaid bin Al-Hudzair RA – 592
      7. Perang media dalam perang badar – 593
    • PEMBAHASAN KEDELAPAN: BEBERAPA PERISTIWA PENTING YANG TERJADI ANTARA PERANG BADAR DAN UHUD – 595
      1. Berbagai peperangan yang dipimpin Rasulullah SAW sesudah perang badar dan sebelum perang Uhud – 595
      2. Perang Bani Qunaiqa’ – 598
      3. Pembersihan Para provokator daulah Islam dan pembunuhan Ka’ab bin Asyraf – 603
      4. Beberapa peristiwa sosial – 612
  • BAB SEMBILAN
    • PERANG UHUD
    • PEMBAHASAN PERTAMA: BEBERAPA PERISTIWA SEBELUM PERTEMPURAN – 617
      1. Sebab-sebab pertempuran – 617
      2. Keluarnya kaum Quraisy dari mekkah menuju madinah – 619
      3. Intelijen Nabawi mengemati pergerakan Musuh -- 619
      4. Permusyarawatan Rasulullah dengan para sahabatnya – 621
      5. Keluarnya kaum muslimin menuju Medan uhud – 624
      6. Strategi rasulullah untuk menghadapi kaum kafir mekkah – 628
    • PEMBAHASAN KEDUA: DI TENGAH-TENGAH PERTEMPURAN – 631
      1. Awal berkecamuknya pertempuran dan tanda-tanda kemenangan kaum muslimin – 631
      2. Pasukan pemanah menyelisihi perintah Rasulullah SAW – 633
      3. Strategi Rasulullah SAW dalam mengembalikan pasukan yang tercerai berai – 635
      4. Di antara para syuhada’ Uhud – 637
      5. Di antara Bukti-bukti kenabian – 650
    • PEMBAHASAN KETIGA: BEBERAPA PERISTIWA SESUDAH PERTEMPURAN UHUD – 652
      1. Percakapan Abu sufyan dengna Rasulullah SAW dan para sahabatnya – 652
      2. Rasulullah SAW mencari jenazah para Syuhada’ – 653
      3. Doa Rasulullah SAW pada hari perang Uhud – 655
      4. Mengetahui arah tujuan musuh – 656
      5. Perang hamraul Asad – 657
      6. Keikut sertaan Kaum muslimin dalam perang Uhud – 660
      7. Beberapa pelajaran mengenai kesabaran yang telah dipersembahkan oleh para sahabiyah kepada Umat – 663
    • PEMBAHASAN KEEMPAT: BEBERAPA PELAJARAN DAN FAEDAH – 665
      1. Mengingatkan Kaum Mukminin terhadap sunnah-sunnah yang berlaku dan menyeru mereka kepada ketinggian Iman – 665
      2. Menghibur orang-orang beriman dan menjelaskan hikmah Allah SWT mengenai apa yang terjadi dalam perang uhud – 666
      3. Bagaimana melakukan terapi kesalahan – 667
      4. Memberikan permisalan dengan para mujahid terdahulu --- 668
      5. Menyilisihi perintah pimpimnan akan menyebalkan kegagalan pada tentara-tentaranya – 669
      6. Bahaya mementingkan dunia dari pada akhirat – 671
      7. Berpegang teguh dan komitmen dengan agama – 672
      8. Perlakuan Nabi SAW kepada pasukan pemanah yang bertindak salah dan orang-orang munafik yang membelot – 675
      9. Gunung uhud ini mencintai kita dan kita pun mencintainya -- -- 677
      10. Malaikat dalam perang Uhud – 678
      11. Prinsip-prnsip kemenangan dan kekalahan dari surat Al-Anfal dan Ali imran – 679
      12. Keutamaan para syuhada dan apa yang telah Allah janjikan kepada mereka dari Nikmat yang kekal – 681
      13. Serangan media terhadap kaum Msuyrikin – 682
  • BAB KESEPULUH
    • PERISTIWA-PERISTIWA PENTING YANG TERJADI DI ANTARA PERANG UHUD DAN KHANDAQ
    • PEMBAHASAN PERTAMA: UPAYA ORANG-ORANG MUSYRIK DALAM RANGKA EMNGGONCANG NEGARA ISLAM – 687
      1. Keinginan Bani Asad menyerang kota Madinah – 687
      2. Khalid bin sufyan Al-Hudzali dan perlawanan Abdullah bin Unais terhadap dirinya – 688
      3. Pengkhianatan kabilah adhal dan qarah serta Tragedi Ar-Raji’ – 691
      4. Keinginan Amir bin Ath-Thufail unutk menyerang kaum muslimin dan tragedi Bi’ru Ma’unah (tahun ke 4 Hijriyah) – 697
    • PEMBAHASAN KEDUA: PERNIKAHAN NABI SAW DENGAN UMMUL MASAKIN DAN UMMU SALAMAH SERTA BERBAGAI PERISTIWA YANG TERSERAK – 704
      1. Zainab binti Khuzaimah, Ummul Masakin Ra – 704
      2. Pernikahan Nabi SAW dengan Ummu salamah Ra – 704
      3. Kelahiran Hasan Bin Ali RA – 708
      4. Zaid bin Tsabit mempelajari bahasa Yahudi pada tahun keempat Hijriyah – 708
    • PEMBAHASAN KETIGA: PENGUSIRAN YAHUDI BANI NADHIR – 710
      1. Waktu peperangan dan sebab-sebabnya – 710
      2. Peringatan kepada Bani Nadhir dengna pengusiran dan pengepungan – 713
      3. Beberapa pelajaran dan Ibrah dalam peperangan ini – 715
    • PEMBAHASAN KEEMPAT: PERANG DZATUR RIQA ‘ – 727
      1. Waktu dan sebab-sebab terjadinya, mengapa dinamakan dengan Dzatur Riqa’ – 727
      2. Shalat Khauf – 728
      3. Keberanian Rasulullah SAW dan perilaku beliau kepada Jabir bin Abdullah – 730
    • PEMBAHASAN KELIMA: PERANG BADAR YANG DIJANJIKAN DAN PERANG DAUMATIL JANDAL – 733
      1. Perang Badar Yang dijanjikan – 733
      2. Perang Daumatul Jandal – 734
    • PEMBAHASAN KEENAM: PERANG BANI MUSTHALIQ – 738
      1. Siapakah Bani Musthaliq itu, dan kapan terjadinya perang ini dan sebab-sebabnya – 738
      2. Pernikahan Rasulullah SAW dan juwairiyah binti Al-Harits Ra – 739
      3. Upaya kaum Munafik untuk menyalakan Api fitnah diantara Muhajirin dan Anshar dalam peperangan ini – 741
      4. Taujih Al-Qur’an kepada Masyarakat Islam sesudah perang Bani Musthaliq – 746
      5. Upaya kaum munafik menikam kehormatan Nabi SAW melalui fitnah Atas diri Aisyah Ra yang dikenal dengan Haditsul Ifki – 749
      6. Beberapa Adab dan hukum-hukum ter-penting yang dapat disimpulkan dari Ayat-ayat Ifki – 754
      7. Beberapa faidah, hukum serta pelajaran dari peristiwa Ifki dan perang Bani Musthaliq – 758
  • BAB KESEBELAS
    • PERANG AHZAB
    • PEMBAHASAN PERTAMA: WAKTU TERJADINYA PERANG AHZAB, SEBAB-SEBAB DAN PERISTIWA-PERISTIWA DI DALAMNYA – 765
      1. Waktu terjadinya perang Ahzab dan sebab-sebabnya – 765
      2. Pengawasan kaum Muslimin terhadap Pasukan Ahzab – 767
      3. Perhatian Nabi SAW terhadap Front pertahanan Dalam – 768
    • PEMBAHASAN KEDUA: DAHSYATNYA UJIAN YANG MENIMPA KAUM MUSLIMIN – 772
      1. Yahudi Quraizah membatalkan perjanjian dan berupaya menyerang Kaum Muslimin dari belakang – 772
      2. Dahsyatnya pegepungan terhadap Kaum Muslimin, pembelotan kaum Munafik serta kegoncangan yang mereka tebarkan – 773
      3. Upaya Nabi SAW memperlemah memperlemah pengepungan melalui perjanjian damai dengan kabilah Ghatafan serta menyebarkan isu dalam barisan Musuh – 775
    • PEMBAHASAN KETIGA: DATANGNYA PERTOLONGAN ALLAH DAN GAMBARAN AL-QUR’AN MENGENAI PERANG AHZAB – 780
      1. Kesungguhan Doa Rasulullah SAW dan turunnya pertolongan – 780
      2. Mencari informasi tentang kepergian pasukan Ahzab – 781
      3. Gambaran Al-Qur’an mengenai perang Ahzab beserta pengeruhnya – 783
      4. Berlepas diri dari Bani Quraizhah – 786
    • PEMBAHASAN KEEMPAT: PELAJARAN DAN FAIDAH – 788
      1. Mu’jizat Rasulullah SAW yangbersifat Hissi (konkrit) – 788
      2. Antara Iddealisme dan Realita – 790
      3. Salman dari golongan kami Ahlul Bait – 790
      4. Shalat wustha – 790
      5. Halal dan haram – 791
      6. Keberanian shafiyyah, bibi Rasulullah SAW – 791
      7. Ketidak Shahihan riwayat yang menceritakan kepengecutan Hasan bin Tsabit RA – 792
      8. Rumah sakit Islam militer yang pertama – 792
      9. Orang Muslim jatuh ke dalam dosa, akan tetapi ia bersegera unutk bertaubat – 793
      10. Di antara keutamaan Sa’ad bin Mu’adz RA – 795
      11. Pembunuhan Huyay bin Akhthab dan Ka’ab bin Asad – 798
      12. Syafaat (permintaan amnesti) Tsabit bin Qais pada Az-Zubair bin Batha dan Salma binti Qais pada Rifa’ah bin Samuel --- 800
      13. Beberapa adab perselisihan – 801
      14. Pembagian harta Ghanimah Bani Quraizhah dan masuk islamnya Raihanah binti Amru – 803
      15. Media Ilsam dalam perang Ahzab – 804
  • BAB KEDUA BELAS
    • PERISTIWA-PERISTIWA PENTING YANG TERJADI ANTARA PERANG AHZAB DAN PERJANJIAN
    • PEMBAHASAN PERTAMA: PERNIKAHAN NABI SAW DAN ZAINAB BINTI JAHSY Ra – 809
      1. Nama dan nasabnya – 809
      2. Pernikahannya dengan Zaid bin Haritsah RA – 809
      3. Thalaq Zaid kepada Zainab RA – 810
      4. Hikmah dari pernikahan Rasulullah SAW dengna zainab binti Jahsy – 811
      5. Kisah pernikahan Rasulullah SAW dengan Zainab binti Jahsy serta beberapa pelajaran yang terkandung di dalamnya – 815
    • PEMBAHSAN KEDUA: SEKARANG KITA YANG AKAN MEMERANGI MEREKA DAN MEREKA TIDAK AKAN MEMERANGI KITA LAGI – 822
      1. Detasemen Muhammad bin Maslamah ke Bani Al-Qurtha’ 822
      2. Detasemen Abu Ubaidah bin Al-Jarah ke saiful Bahr – 824
      3. Detasemen Abdurrahman bin Auf ke Daumatul Jandal – 828
      4. Memberikan hukuman bagi para pengkhianat, perang Bani lahyan, perang Ghabah, dan selain keduanya – 831
      5. Ekspedisi Kurz bin jabir Al-Fihri kepada penduduk Urainah – 835
    • PEMBAHASAN KEDUA: MEMBASI PARA PROVOKATOR NEGARA – 839
      1. Ekspedisi Abdullah bin Atik untuk membunuh Sallam bin Abul Huqaiq – 839
      2. Detasemen Abdullah bin Rawahah kepada Yahudi bin Rizam – 843
  • BAB KETIGA BELAS
    • KEMENANGAN YANG NYATA (PERJANJIAN HUDAIBIYAH)
    • PEMBAHASAN PERTAMA: WAKTU DAN SEBAB-SEBAB TERJADINYA SERTA KELUARNYA RASULULLAH SAW KE MEKKAH – 847
      1. Waktu dan sebab-sebab terjadinya – 847
      2. Sampainya Nabi SAW di usfan – 848
      3. Rasulullah merubah arah perjalanan dan singgah di Hudaibiyah – 849
      4. Onta ini tidak mogok jalan dan itu bukan tabiatnya, namu ia di tahan oleh dzat yang dulu pernah menahan gajah – 850
      5. Rekonsiliasi antara Rasulullah SAW dan kaum Quraisy – 852
      6. Utusan-utusan Nabi SAW kepada kaum Quraisy – 859
      7. Baiat Ridhwan – 862
    • PEMBAHASAN KEDUA: PERJANJIAN HUDAIBIYAH DAN BEBERAPA PERISTIWA YANG DIHASILKANNYA – 865
      1. Negosiasi Suhail bin Amru kepada Rasulullah SAW – 865
      2. Sikap Abu Jandal dan pemenuhan Janji – 870
      3. Menghargai sebuah proses yang keras – 871
      4. Bertahallul dari umrah dan saran Ummu salamah Ra – 873
      5. Kembali ke Madinah dan turunnya surat Al-Fath – 875
      6. Abu Bashir di Madinah dan kepemimpinannya untuk memerangi rombongan kafilah – 881
      7. Nabi SAW menolak mengembalikan Wanita-wanita yang berhijrah – 883
    • PEMBAHASAN KEDUA: BEBERAPA PELAJARAN DAN FAIDAH – 886
      1. Hukum-hukum yang berkaitan dengna akidah – 886
      2. Hukum-hukum fikih dan ushul – 889
      3. Contoh-contoh pendidikan (pembinaan) Nabawi – 893
  • BAB KEEMPAT BELAS
    • BEBERAPA PERISTIWA YANG TERJADI ANTARA HUDAIBIYAH DAN PENAKLUKAN MEKKAH
    • PEMBAHASAN PERTAMA: PERANG KHAIBAR – 897
      1. Waktu terjadi dan sebab-sebabnya – 897
      2. Perjalanan [asukan Islam menuju Khaibar – 898
      3. Gambaran berjatuhannya benteng-benteng Khaibar – 900
      4. Orang badui yang syahid, seprang budak penggembala dan pahlawan ke Neraka – 902
      5. Datangnya Ja’far bin Abi Thalib dan orang-orang yang bersamanya dari Habasyah (wilayah Afrika) – 904
      6. Pembagian Harta Ghanimah – 905
      7. Pernikahan Rasulullah SAW dengan Shafiyyah binti Huyay bin Akhtab – 907
      8. Upaya penjahat yahudi ... daging kambing beracun – 910
      9. Al-Hajjaj bin ‘ilath As-Sulami – 911
      10. Beberapa hukum Fikih yang terkait dengan peperangan Ini – 913
    • PEMBAHASAN KEDUA: DAKWAH KEPADA PARA RAJA DAN PARA PEMIMPIN – 917
      1. Perjanjian Hudaibiyah merupaka deklarasi awal perluasan Agama Islam – 917
      2. Beberapa pelajaran dan faidah – 921
    • PEMBAHASAN KETIGA: UMRAH QADHA – 927
      1. Kewaspadaan dan kehati-hatian terhadap tipu daya Quraisy – 927
      2. Memasuki Makkah, thawaf dan sa’i – 928
      3. Menikahi ummul mukminin Maimunah Binti Al-Harits SAW – 930
      4. Putri Hamzah bin Abdul Muthallib menyusui rombongan kaum muslimin – 931
      5. Pengaruh Umrah Qadha terhadap jazirah Arab dan keislaman Khalid bin walid, Amru bin Al-Ash dan Utsman bin Thalhah – 932
    • PEMBAHASAN KEEMPAT: SARIYAH MU’TAH (8 H) – 939
      1. Penyebab dan sejarah perang – 939
      2. Pemberangkatan pasukan Islam – 941
      3. Pasukan tiba di Ma’an dan kesyahidan Tiga komandan – 941
      4. Pasukan Islam melantik Khalid bin Walid sebagai komandan – 943
      5. Mu’jizat Rasul SAW dan sikap penduduk Madinah kepada Pasukan – 945
      6. Pelajaran, renungan dan Faidah – 946
    • PEMBAHASAN KELIMA: SARIYAH DZATUS SALASIL – 952
      Pelajaran, renungan, dan himah dari syariah ini – 952
  • BAB LIMABELAS
    • GHAZWAH FATHU MAKKAH (8 H)
    • PEMBAHASAN PERTAMA: PENYEBAB, PERSIAPAN BERANGKAT DAN PROSESNYA – 959
      1. Penyebabnya – 959
      2. Persiapan berangkat – 961
      3. Mulai berangkat dan kejadian-kejadian di perjalanan – 967
    • PEMBAHASAN KEDUA: STRATEGI NABI SAW SAAT MEMASUKI DAN MENAKLUKAN MAKKAH – 973
      1. Membagi tugas kepada para komandan sahabat – 973
      2. Masuk sebagai orang yang merendahkan diri dan tawadhu; tidak sebagai seorang penakluk yang sombong – 976
      3. Mengumumkan Amnesti (pengampunan) umum – 979
      4. Mengutus Khalid bin Walid ke Bani Jadzimah – 982
      5. Menghancurkan Rumah-rumah berhala – 983
    • PEMBAHASAN KETIGA: PELAJARAN, RENUNGAN DAN HIKMAH –HIKMAH – 986
      1. Tafsir surat An-Nashr tanda semakin dekat wafatnya Rasulullah SAW -- 986
      2. Tindakan bernuansa dakwah dan kemampuan tinggi (Rasulullah SAW) dalam berinteraksi dengan jiwa manusia – 988
      3. Apakah engkau meminta keringanan kepadaku dalam salah satu hudud Allah? – 993
      4. Kami akan melindungi orang yang Engkau lindungi wahai Ummu Hani! – 994
      5. Tidak pantas bagi seorang Nabi berkhianat dengna pandangan Mata -- 995
      6. Kehidupan kalian adalah kehidupanku dan kematian kalian adalah kematianku – 995
      7. Keislaman Penyair Quraisy Abdullah bin Az-Zaba’iri – 995
      8. Hukum-hukum syar’i yang bisa di petik dari Ghazwah dan tempat menetap sementara Rasul SAW di makkah – 996
      9. Di antara Hasil-hasil fathu Makkah – 997
  • BAB ENAMBELAS
    • PERANG HUNAIN DAN THAIF (8 H)
    • PEMBAHASAN PERTAMA: PENYEBAB DANJALANNYA PERTEMPURAN – 1001
      1. Peristiwa-peristiwa terpenting dalam erang Hunain – 1001
      2. Pengejaran terhadap musuh yang melarikan diri ke Authas dan Thaif – 1005
    • PEMBAHASAN KEDUA: KECERDASAN RASUL SAW DALAM BERINTERAKSI DENGAN NALURI MANUSIA --- 1009
      1. Paganisme tidak akan muncul kembali – 1009
      2. Berbangga diri atas jumlah yang banyak meng-halangi di pertolongan Allah SWT – 1010
      3. Harta Ghanimah sebagai sarana memikat Hati – 1010
      4. Sabar terhadap kepandiran Arab Badui – 1013
      5. Perlakuan beliau dengan kabilah Hawazin ketika memeluk Islam – 1014
    • PEMBAHASAN KETIGA: PELAJARAN, RENUNGAN DAN FAIDAH – 1018
      1. Tafsir Ayat-ayat yang diturunkan mengenai perang Hunain – 1018
      2. Penyebab-penyebab kekalahan dan faktor-faktor kemenangan dalam perang hunain -- 1020
      3. Hukum-hukum yang dapat disimpulkan dalam perang hunain dan Thaif – 1021
      4. Teladan sebagian sahabat laki-laki dan wanita – 1024
      5. Keislaman sang penyair, Ka’ab bin Zuhair, dan kontrol media di jazirah Arab – 1026
      6. Di antara Hasil perang Hunain dan Thaif – 1028
    • PEMBAHASAN KEEMPAT: PERISTIWA-PERISTIWA PENTING ANTARA PERANG HUNAIN DAN TABUK – 1029
      1. Mengatur pengambilan harta zakat – 1029
      2. Pengiriman detasemen-detasemen penting pada fase ini – 1030
      3. Masuk islamnya ‘Adiy bin Hatim – 1031
      4. Beberapa peristiwa yang terjadi pada tahun ke 8 H – 1033
  • BAB KETUJUH BELAS
    • PERANG TABUK (9 H) DAN PERANG DI MASA SULIT
    • PEMBAHASAN PERTAMA: SEJARAH PEPERANGAN, NAMA, DAN SEBAB-SEBAB TERJADINYA – 1037
      1. Sejarah dan nama-namanya – 1037
      2. Sebab-sebab terjadinya peperangan – 1038
      3. Mobilisasi infak pada peperangna ini dan semangat kaum muslimin dalam berjihad – 1039
      4. Sikap kaum munafikin dalam perang tabuk – 1042
      5. Pengumuman perang dan mobilisasi tentara – 1046
    • PEMBAHASAN KEDUA: KEJADIAN-KEJADIAN DALAM PERJALANAN DAN SAMPAI DI TABUK – 1049
      1. Kisah Abu Dzar Al-Ghifari – 1049
      2. Kisah Abu Khutsaimah – 1050
      3. Tiba di tabuk – 1052
      4. Wasiat Rasulullah SAW kepada pasukan saat melintasi Rumah bantuan milik kaum Tsamud – 1053
      5. Wafatnya sahabat Abdullah Dzul Bijadain RA – 1054
      6. Beberapa Mukjizat yang terjadi dalam peperangan – 1056
      7. Penjelasan Al-Qur’an Al-Karim tentang sikap kaum Munafik saat perang tabuk – 1058
    • PEMBAHASAN KETIGA: KEMBALI DARI TABUK MENUJU MADINAH DAN PENUTURAN AL-QUR’AN AL-KARIM TERHADAP ORANG-ORANG YANG TERTINGGAL DARI PEPERANGAN DAN TENTANG MASJID DHIRAR – 1062
      1. Kelompok yang memiliki alasan Syar’i dan Allah memberi mereka keringanan – 1062
      2. Kelompok yang tidak memiliki alasan syar’i Allah SWT menerima taubat mereka – 1063
      3. Kelompok kaum munafik bangsa arab yang tinggal di luar kota Madinah – 1065
      4. Kaum munafik yang tinggal di Madinah – 1065
      5. Masjid Dhirar – 1067
    • PEMBAHASAN KEEMPAT: KISAH TIGA SAHABAT YANG TIDAK BERANGKAT BERPERANG – 1073
    • PELAJARAN, TELADAN DAN FAIDAH – 1082
      1. Petunjuk-petunjuk manhaj Al-Qur’an dalam menceritakan tentang perang tabuk – 1082
      2. Kabiasaan musyawarah dalam peperangna ini – 1083
      3. Praktek amalam yang keras -- -- 1084
      4. Hasil-hasil penting dalam peperangan – 1085
    • PEMBAHASAN KELIMA: PERISTIWA-PERISTIWA PENTING ANTARA PERANG TABUK DAN HAJI WADA’ – 1087
      1. Utusan Bani Tsaqif dan keislamannya – 1087
      2. Kematian dedengakot Munafik (abdullah bin Ubay bin salul) – 1090
      3. Pemberian Khiyar (Hak pilih) kepada para Istri Nabi SAW (pelajaran perihal Rumah tangga Beliau) – 1093
      4. Abu Bakar Ash-Shiddiq RA menunaikan Haji bersama orang banyak – 1096
      5. ‘Ammul wufud pada tahun 9 H (tahun datangnya para utusan) – 1098
      6. Delgasi Rasulullah SAW untuk mengajarkan dasar-dasar islam dan penertiban administrasi dan harta benda – 1103
    • PEMBAHASAN KEENAM: HAJI WADA’ (10 H0 – 1108
      1. Bagaimana cara Haji Nabi SAW – 1109
      2. Pelajaran, teladan, dan Faidah – 1113
    • PEMBAHASAN KETUJUH: RASULULLAH JATUH SAKIT DAN WAFAT – 1120
      1. Ayat-ayat dan hadits-hadits uang mengisyaratkan kewafatan Nabi SAW 1120
      2. Rasulullah SAW sakit – 1123
      3. Wasiat-wasiat Rasulullah SAW pada hari-hari Terakhir – 1124
      4. Abu Bakar RA mengimani shalat kaum Muslimin – 1125
      5. Detik-detik terakhir dari kehidupan Musthafa Muhammad SAW – 1126
      6. Beberapa Ungkapan tentang kewafatan Rasul SAW – 1130
  • PENUTUP – 1137
  • REFERENSI – 1139
checkout empty

Items

Total

total
qty
tax
taxrate
shipping
grandtotal
Setiap hari 09:00 - 18:00 WIB (kecuali hari libur nasional)
Somontalen RT 02 RW 04, Gang Mangga, Ngadirejo, Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah 57556
Copyright © Buku Bagus 2020
envelope-owhatsappshopping-bag linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram